Cirebon, – Insiden tragis di Cirebon Super Block (CSB) Mall memunculkan keprihatinan di kalangan masyarakat dan aktivis lingkungan. Didi Setiadi, dari Forum Lingkungan Hidup dan Budaya Nuswantara (FLHBN) Cirebon, menyoroti kurangnya langkah-langkah keselamatan yang berujung pada kematian empat orang teknisi yang terjebak di dalam septic tank.
Mamo Prabu Diaz, Sekretaris Jenderal FLHBN Cirebon, menekankan perlunya penyelidikan menyeluruh oleh pihak kepolisian dan perubahan dalam praktik keselamatan kerja di mall tersebut. Dia juga menyoroti kurangnya ventilasi yang memadai dan penggunaan peralatan pelindung diri oleh para pekerja sebagai indikasi kekuranghatian manajemen.
Tragedi ini, menurut Prabu Diaz, harus menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan kerja di lingkungan yang berpotensi membahayakan. Kejadian ini menjadi momentum penting untuk memperbaiki sistem keselamatan kerja dan mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan. (Wandi)















