Kabupaten Cirebon Pelita News

Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon terus tingkatkan pelayanan terutama di Bulan Ramadan 1445 H, walaupun sebelumnya ditahun 2023 lalu kemarau El Nino memberikan dampak kepada wilayah Kabupaten Cirebon, namun pasokan air yang dimiliki Perumda Air Minum Tirta Jati tetap bisa melayani pelanggan di delapan cabang yang dimilikinya.
Menurut Dr.H.Suharyadi,SE.MH Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon kamis 04/04 Menjelaskan pihaknya terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memberikan bantuan sosial kepada masyarakat Kabupaten Cirebon yang terdampak El Nino ditahun kemarin, dan sebanyak 600 lebih tangki berisi air bersih disalurkan kesetiap desa yang mengalami kekeringan.
“600 lebih tangki air bantuan untuk masyarakat korban elnino, kami salurkan bersama Pemkab Cirebon,”jelasnya.
Walaupun dirasa kemarau El Nino sangat menghantui pelayanan pendistribusian air bersih ke seluruh pelanggan, namun pihaknya menegaskan bahwa di delapan cabang yang dimilikinya tetap memberikan pelayanan maksimal dengan dibuktikannya pelayanan yang relatif lancar.
“delapan cabang yang ada pelayanan relatif lancar,”paparnya.
Dr.H.Suharyadi,SE.MH juga menjelaskan terkait pelayanan di Bulan Ramadan ini yang menurutnya penggunaan air bersih yang dilakukan oleh pelanggan sangat dibutuhkan dan lebih banyak pemakaiannya dibandingkan hari biasa, yang mana hampir disetiap waktu tertentu kebutuhan air pelanggan banyak digunakan dan dinilai sangat meningkat, Ia juga pastikan walaupun kebutuhan air meningkat debit air yang ada di delapan cabangnya masih bisa mengcover kebutuhan air bersih pelanggan.
“Pemakaian air cukup meningkatkan dibulan ramadhan, kalau dihari biasa pagi sore hari saja, kalau ramadhan siang, sore, menjelang magrib, taraweh dan pagi kebutuhan air meningkat, dan dari delapan cabang masih aman,”paparnya.
Selain mengantisipasi kebutuhan air di bulan Ramadhan ini pihaknya juga akan mengantisipasi pelayanan di hari Raya Idul Fitri sehingga kebutuhan air bersih para pelanggan bisa tetap aman dan lancar.
“kami juga akan mengantisipasi agar pelayanan di idul Fitri bisa berjalan lancar, karena biasanya banyak keluarga yang berdatangan pulang kampung, nah dari situ pastinya kebutuhan air juga meningkat,”tambahnya.
Selain pelayanan yang terus dimaksimalkan, Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon juga akan merambah ke pengembangan pelayanan diwilayah timur, yang mana menurut Dr.H.Suharyadi,SE.MH diwilayah timur Kabupaten Cirebon mulai banyak industri yang berdiri dan membutuhkan air bersih sehingga pengembangan diwilayah timur Kabupaten Cirebon akan menjadi target program kerjanya.
“pengembangan diwilayah timur, di wilayah timur akan melayani industri dahulu, tapi kalau masyarakat untuk mundu pesisi belum ada wilayah pelayanan namun akan kami cari pelayanan diwilayah mundu pesisir,”ungkapnya.
Sementara itu pasca banjir beberapa waktu lalu diwilayah timur yang berdampak hampir setiap sektor, salah satu pada sektor pelayanan pendistribusian air bersih ke pelanggan Cabang Waled dan Tawangsari, dan diakui pendistribusian saat itu hanya bisa dilakukan dengan menggunakan mobil tangki, sementara pendistribusian yang biasa dilakukan melalui pipa jaring, saat itu tidak bisa beroperasi dikarenakan banyak alat yang terendam banjir saat itu.
“pasca banjir wilayah timur, banjir Waled tidak operasi, pompa terendam, panel terendam, pompa listrik bisa normal kembali, suplay melalui mobil tangki,”ucapnya.
Selanjutnya Ia sampaikan saat ini pasca banjir pelayanan pendistribusian air bersih ke dua cabang tersebut telah kembali normal, dan semua alat yang rusak diakibatkan banjir telah diperbaiki.
“dua hari kami kerja cepat, untuk bagaimana pelayanan kembali bisa normal pasca banjir, dan Alhamdulillah semua bisa diperbaiki dan kembali normal,”pungkasnya.(Sur)















