Pelita News, Kab. Cirebon.
Pemerintah Kecamatan Depok Kamis, 21 Desember 2023 melakukan Sosialisasi IDM ( Index Desa Membangun ) bertempat di Ruangan Kantor Kecamatan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat dan sebagian Kuwu serta PUSKESOS sekecamatan Depok Kabupaten Cirebon Jawa Barat. Sosialisasi Indeks Desa Membangun merupakan Perangkat indikator yang dikembangkan berdasarkan konsepsi data VERVAL (Verifikasi dan Validasi) sesuai Kondisi lapangan di wilayahnya masing -masing diperlukan kerangka kerja pembangunan berkelanjutan seperti, aspek sosial, ekonomi, dan ekologi menjadi kekuatan yang saling mengisi dan menjaga potensi serta kemampuan Desa untuk mensejahterakan kehidupan warganya.
Disampaikan Astri Diana Ekasari
S.P.i M.Pr. Ti. Selaku Kepala Bidang Penangan Fakir Miskin Dinsos Kabupten Cirebon dalam rangka melakukan kegiatan Rapat Koordinasi Evaluasi dan Verifikasi Validasi data miskin Ekstrim Kabupaten Cirebon di antaranya Kecamatan Depok dalam rangka sering bersama untuk mencari solusi agar kegiatan IDM bisa selesai seratus Persen.
“Menurut Astri Diana Ekasari masalah data sangatlah penting sekali sesuai acuan SKPD dan menjadi dasar Kebijakan Bupati Cirebon untuk sasaran Program Kegiatan disemua SKPD dalam penanggulangan kemiskinan ekstrim sesuai data Verval. Sementara data kemiskinan ekstrim yang suda di Verval di tahun 2023 ada 81000 atau 3,7 persen dari jumblah total penduduk Cirebon, sementara yang suda diverval 50 persen sekitar 45000 dan setelah di Verval kenyataanya hanya ada 113
artinya data tersebut belum Valid
harus di Verval ulang, dan untuk penghapusan kemiskinan ekstrim strateginya ada tiga diantaranya seperti, bagaimana pemerintah meningkatkatkan pendapatan masyarakat miskin Ekstrim melalui program pemberdayaan, mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin dengan BPJS, KIP, dan sembako dan mengetahui kantong kantong kemiskinan pada setiap daerah. “Astri Diana Ekasari berharap, dengan terverifikasi dan tervalidasinya data miskin Ekstrim kebutuhan primernya agar naik kelas harus dientervensi berbagai jenis program kegiatan pemberdayaan oleh dinas – dinas terkait, “terangya. (Hartono)















