Pelita News, Cirebon Timur
Sebagai bentuk profesional dan keseriusannya menindaklanjuti viralnya aksi koboi jalanan, beberapa saksi pasalnya telah di panggil dan di mintai keterangan oleh penyidik Polsek Lemahabang, Polresta Cirebon. Rampungnya pemeriksaan terhadap para saksi pasalnya Polisi akan segera memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap R warga Desa Cipeujeuh Wetan, Kecamatan Lemahabang yang telah melakukan tindakan penodongan kepada Toni yang tak lain merupakan Sekretaris Desa Cipeujeuh Wetan dengan menggunakan senjata Soft Gun di Jalan Raya Cipeujeuh Wetan pada 6 Desember 2023 lalu sekitar Pukul 16.30 Wib.
Aksi koboi sendiri sontak menjadi viral dan sudah menjadi bahan konsumsi perbincangan publik, lantaran kala itu aksi tersebut terjadi dan disaksikan masyarakat umum yang berada dan melintas di Jalan Raya Cipeujeuh Wetan, Kecamatan Lemahabang. Berdasarkan keterangan dan informasi yang dihimpun Pelita News, aksi koboi sendiri bermula karena adanya persinggungan Partai politik, dimana pelaku koboi jalanan merupakan anak dari salahsatu Anggota aktif DPRD Kabupaten Cirebon Fraksi Partai Gerindra yang saat ini tengah ikut berkompetisi kembali pada Pileg 2024 mendatang di Daerah Pemilihan 6 Kabupaten Cirebon. Kecaman keras dari berbagai kalangan masyarakat pun tak bisa dihindarkan, Miris dan ironisnya sikap arogan R apalagi terjadi di ruang publik dirasa sangat tidak mencerminkan seorang keluarga wakil rakyat yang seharusnya justru menjadi tauladan baik bagi masyarakat.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K, MH melalui Kapolsek Lemahabang, AKP Sutarja, SH, MH memastikan aksi koboi jalanan yang terjadi di wilayah hukumnya masih dalam pemeriksaan jajaran anggota Reskrimnya. Menurutnya, beberapa saksi sudah dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan, setelah semua rampung tentunya akan segera berlanjut dengan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap R koboi jalanan. “Pada prinsipnya kami dari kepolisian akan terus berkomitmen menjaga kenyamanan, keamanan dan ketertiban untuk warga masyarakat. Prihal aksi koboi pun kami terus melakukan langkah – langkah sesuai aturan hukum yang berlaku,“ terangnya. (Ries)














