• Advertorial
    • Kontak Kami
    Minggu, Mei 10, 2026
    Harian Pelita News
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Warga Kritisi PADes Desa Geyongan, Kuwu Desa Geyongan Diminta Lebih Terbuka Terkait Anggaran Desa

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Juli 13, 2022
    dalam CIAYUMAJAKUNING, INFORMASI, KABUPATEN CIREBON, NASIONAL, PEMERINTAH DAERAH
    0 0
    0
    Warga Kritisi PADes Desa Geyongan, Kuwu Desa Geyongan Diminta Lebih Terbuka Terkait Anggaran Desa
    0
    BERBAGI
    619
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Kabupaten Cirebon,PN

    Masih terkait Tanah Titisara Desa Geyongan yang diduga tidak laku dilelang dan terkait Pendapatan Asli Desa (PADes) Desa Geyongan yang dipertanyakan, mengundang respon warga Desa Geyongan angkat bicara dan menanggapi apa yang telah disampaikan oleh perangkat Desa dan Ketua BPD Desa Geyongan di Harian Pelita News.

    Menurut salah satu warga yang enggan disebutkan namanya dan mengaku merupakan warga asli Desa Geyongan rabu (13/07) mengatakan, adanya penurunan pendapatan desa dinilainya pemerintah Desa Geyongan saat ini diduga gagal dalam memanfaatkan aset desa untuk pendapatan, Dia membandingkan saat kepemimpinan Kuwu sebelumnya, yang berhasil memberikan pendapatan desa hingga mencapai angka ratusan juta, sehingga adanya hal itu warga tersebut mempertanyakan keberadaan tanah Titisara dan tanah Tegal Pangonan milik Desa Geyongan.

    “gagal sekali, orang PADes desa dijaman Kuwu sebelumnya bisa mencapai ratusan juta, turun sampai Rp.50 juta emang sawahnya hilang?,”tanyanya.

    Dia juga tegaskan, menurutnya untuk tanah titisara mau tanah Tegal Pangonan di Desa Geyongan diduga kuat memiliki banyak peminat, dan Dia juga tidak mempercayai terkait tanah titisara Desa Geyongan yang tak laku dan memiliki nilai sewa yang turun.

    “nggak ada sawah nggak laku tuh, terus harga sawah nggak bisa turun, yang ada harga sewa setiap tahun naik harga sewa tanah,”tegasnya.

    Tak hanya Tanah Titisara yang disoal, akan tetapi Tanah Tegal Pangonan milik Desa Geyongan juga disoal, Dia juga mempertanyakan pendapatan dari hasil sewa Tanah Tegal Pangonan yang diduga mengalami penurunan pendapatan, sementara diduga kuat tanah tersebut masih diperuntukkan seperti sebelumnya, terlebih diucapkannya tanah Titisara Desa Geyongan masih dikelola untuk pertanian.

    “tanah Tegal Pangonannya kemana sampai pendapatannya turun, kan tanahnya nggak kemana-mana, ditanamin ya ditanamin. Setahu saya di Geyongan diduga nggak ada sawah yang nggak ditanamin, apalagi titisara,”ungkapnya.

    Adanya ungkapan dari Subroto yang pernah melontarkan pernyataan kepada Jurnalis Harian Pelita News yang mengatakan bahwa lelang di Desa Geyongan baik Tanah Titisara maupun Tanah Tegal Pangonan milik Desa Geyongan untuk tahun garap 2022 tidak dilakukan lelang, sehingga warga yang enggan disebutkan namanya ini pertanyakan janji Kuwu Desa Geyongan yang saat ini menjabat yang diduga pada saat Pemilihan Kuwu saat itu diduga Kuwu Desa Geyongan berjanji akan melakukan lelang terbuka.

    “setahu saya lelang harus terbuka, apalagi waktu Pilwu jaman Kuwu sekarang mencalonkan selogannya salah satunya akan melakukan lelang terbuka buat masyarakat,”ucapnya.

    Dipaparkannya untuk Tanah Titisara dan Tanah Tegal Pangonan untuk penggarapan sewa diduga harus melalui proses lelang, Dia juga menyindir ketika tanah tersebut disewakan secara langsung melalui Kuwu dan perangkat desa tanpa ada proses lelang, apakah tanah tersebut milik pribadi Kuwu Desa Geyongan.

    “kalau sesuai aturan kan harus melalui lelang, itu kan bukan tanah Kuwu, itu kan tanah pemerintah,”sindirnya.

    Masih warga Desa Geyongan yang enggan disebutkan namanya meminta kepada Pemerintah Desa Geyongan untuk lebih transparan dalam penyelenggaraan pemerintahan baik dari segi sumber dana, pendapatan, dan penggunaannya, serta pembangunan, pasalnya anggaran yang ada di pemerintahan desa disediakan untuk kebutuhan desa, dan masyarakat.

    “kuwu Geyongan harus lebih transparan dan lebih terbuka lagi kepada masyarakat terkait anggaran apapun yang ada di Desa, Karena anggaran buat masyarakat bukan buat Kuwu,”Sur

    Tags: CiayumajakuningInformasiNasionalPemerintah Daerah
    Sebelumnya

    Pemda Kota Cirebon Hibahkan Lahan untuk BNN Kota Cirebon

    Berikutnya

    Realisasikan Program Ketahanan Pangan, PemDes Susukanagung Bangun Irigasi

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Realisasikan Program Ketahanan Pangan, PemDes Susukanagung Bangun Irigasi

    Realisasikan Program Ketahanan Pangan, PemDes Susukanagung Bangun Irigasi

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Lulus 100%: 175 Siswa SMK Bina Warga Lemahabang Dilepas, Bawa Pesan “Gigih, Kuat, Pantang Menyerah” Menuju Dunia Kerja

    Lulus 100%: 175 Siswa SMK Bina Warga Lemahabang Dilepas, Bawa Pesan “Gigih, Kuat, Pantang Menyerah” Menuju Dunia Kerja

    Mei 5, 2026
    Kang Suharso Pimpin Konsolidasi: 35 PAC PARINDRA Kab. Cirebon Terbentuk

    Kang Suharso Pimpin Konsolidasi: 35 PAC PARINDRA Kab. Cirebon Terbentuk

    Mei 2, 2026
    565 Siswa SMK Muhammadiyah Lemahabang Terima SKL, Sekolah Gelar Seminar Yamaha & Layanan Gratis untuk Masyarakat

    565 Siswa SMK Muhammadiyah Lemahabang Terima SKL, Sekolah Gelar Seminar Yamaha & Layanan Gratis untuk Masyarakat

    Mei 4, 2026
    Kado Hardiknas: Borong 4 Piala, SMA Negeri 1 Karangwareng Juara 3 Umum FLS3N Kabupaten Cirebon 2026

    Kado Hardiknas: Borong 4 Piala, SMA Negeri 1 Karangwareng Juara 3 Umum FLS3N Kabupaten Cirebon 2026

    Mei 3, 2026
    Peninggalan Belanda Berusia Ratusan Tahun, Warga Desak Jembatan Talang Gantung Blender Dibangun Ulang

    Peninggalan Belanda Berusia Ratusan Tahun, Warga Desak Jembatan Talang Gantung Blender Dibangun Ulang

    Mei 9, 2026
    Alip Agus Taptiana Didukung 8 Organisasi Pimpin KNPI Greged, ASPECS: Siap Kolaborasi Untuk Cirebon Selatan

    Alip Agus Taptiana Didukung 8 Organisasi Pimpin KNPI Greged, ASPECS: Siap Kolaborasi Untuk Cirebon Selatan

    Mei 9, 2026
    Pelepasan Ratusan Siswa SMK Muhammadiyah Lemahabang Diwarnai Ekspresi & Kreativitas

    Pelepasan Ratusan Siswa SMK Muhammadiyah Lemahabang Diwarnai Ekspresi & Kreativitas

    Mei 9, 2026
    Proyek Jalan Akses TPAS Kubangdeleg Rp1,96 M: CV Jombang Karya Pastikan Sesuai Spesifikasi, Utamakan Keselamatan Kerja & Lingkungan

    Proyek Jalan Akses TPAS Kubangdeleg Rp1,96 M: CV Jombang Karya Pastikan Sesuai Spesifikasi, Utamakan Keselamatan Kerja & Lingkungan

    Mei 8, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Alip Agus Taptiana Didukung 8 Organisasi Pimpin KNPI Greged, ASPECS: Siap Kolaborasi Untuk Cirebon Selatan

      Alip Agus Taptiana Didukung 8 Organisasi Pimpin KNPI Greged, ASPECS: Siap Kolaborasi Untuk Cirebon Selatan

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Peninggalan Belanda Berusia Ratusan Tahun, Warga Desak Jembatan Talang Gantung Blender Dibangun Ulang

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Pemdes Tenjomaya Bagikan Takjil, Warga Antusias Sambut Bulan Suci Ramadan

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Lulus 100%: 175 Siswa SMK Bina Warga Lemahabang Dilepas, Bawa Pesan “Gigih, Kuat, Pantang Menyerah” Menuju Dunia Kerja

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Kado Hardiknas: Borong 4 Piala, SMA Negeri 1 Karangwareng Juara 3 Umum FLS3N Kabupaten Cirebon 2026

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (12,301)
    • EKONOMI & BISNIS (310)
    • INDRAMAYU (5,237)
    • INFORMASI (555)
    • Jawa Tengah (408)
    • KABUPATEN CIREBON (5,892)
    • KESEHATAN (77)
    • KOTA CIREBON (1,039)
    • KUNINGAN (130)
    • MAJALENGKA (61)
    • NASIONAL (628)
    • OLAHRAGA (41)
    • PEMERINTAH DAERAH (711)
    • TEKNOLOGI (88)
    • Uncategorized (405)

    Berita Terbaru

    Peninggalan Belanda Berusia Ratusan Tahun, Warga Desak Jembatan Talang Gantung Blender Dibangun Ulang

    Peninggalan Belanda Berusia Ratusan Tahun, Warga Desak Jembatan Talang Gantung Blender Dibangun Ulang

    Mei 9, 2026
    Alip Agus Taptiana Didukung 8 Organisasi Pimpin KNPI Greged, ASPECS: Siap Kolaborasi Untuk Cirebon Selatan

    Alip Agus Taptiana Didukung 8 Organisasi Pimpin KNPI Greged, ASPECS: Siap Kolaborasi Untuk Cirebon Selatan

    Mei 9, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk