
Kab. Cirebon
Sebelumnya dikabarkan dua bocah asal Desa Sigong, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon tenggelam saat berenang bersama empat teman lainnya di Sungai Cimanis Desa Sarajaya, Kecamatan Lemahabang pada Selasa (5/7) sekitar Pukul 10.00 Wib. Adapun data dua bocah tersebut yakni Riko (11th) dan Adam (11th), keduanya di duga terseret arus sebelum tenggelam di dasar Sungai Cimanis Desa Sarajaya yang memiliki kedalaman sekitar 5 meter. Berdasarkan pantauan PN, Riko sendiri berhasil ditemukan hari itu juga sekitar Pukul 12.15 Wib oleh warga yang saat itu langsung melakukan penyisiran disekitar lokasi kejadian, namun naas bagi Adam hingga Selasa sore masih belum dapat ditemukan oleh Tim Gabungan bersama warga sehingga pencarian pun berlanjut di hari berikutnya.
Di hari kedua, Rabu (6/7), Tim Gabungan yang terdiri dari Satpolair Polresta Cirebon, Basarnas Kabupaten Cirebon, BPBD Kabupaten Cirebon, Dirpolairud Polda Jawa Barat, Polsek Lemahabang dan Koramil Sindanglaut bersama warga kembali terjun menyisiri Sungai Cimanis Desa Sarajaya Kecamatan Lemahabang tidak jauh dari sekitar lokasi kejadian. Pencarian terus dilakukan tanpa lelah oleh para Tim Gabungan dan warga masyarakat, hingga memasuki waktu sore hari nampaknya korban pun masih belum dapat ditemukan. Namun keajaiban datang, sekira Pukul 15.37 Wib, tiba-tiba Adam muncul sendiri ke permukaan air sungai disertai teriakan beberapa warga dari sebelah timur sungai yang dari pagi hari turut menyaksikan prosesi pencarian menunjuk dan mencurigai kemunculan jasad Adam ke permukaan air sungai. Hal itu pun langsung di respon cepat dan menjadikan semangat baru para Tim yang terlihat sudah lelah jelang dihentikannya pencarian di hari kedua. Benar saja, Tim Gabungan bersama warga berhasil mengevakuasi jasad Adam jelang mendekati waktu dihentikannya pencarian di hari kedua.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Arif Budiman, S.IK., M.H melalui Kasat Polair Polresta Cirebon, AKP Akmadi, SH terlebih dahulu mengungkapkan rasa syukurnya kepada Allah SWT jika eksistensi pihaknya masih terus diberikan kesehatan dan keselamatan di dalam setiap kegiatannya. Menurutnya, Tim Satpolair Polresta Cirebon bersama tim gabungan lainnya telah melaksanakan kegiatan pencarian sejak hari kemarin hingga hari ini, beruntung jelang di akhir – akhir waktu penghentian pencarian di hari kedua tiba – tiba korban muncul sendiri ke permukaan air sungai setelah dilakukan penyisiran sepanjang hari oleh Tim gabungan. Untuk itu dirinya menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Cirebon dan khususnya warga masyarakat yang dekat dengan Sungai Cimanis untuk lebih ketat mengawasi dan menjaga anak – anaknya agar tidak sembarangan berenang di sungai. Karena kedalaman dan seberapa besarnya arus sungai tidak dapat diketahui meski sungai nampak terlihat landai, namun arus di dalamnya bisa saja sangat besar. “Alhamdulillah setelah anggota kami melaksanakan pencarian dengan susah payah, akhirnya korban kedua atas nama Adam berhasil diketemukan. Dan karena orangtua korban yang didampingi Pemdes Sigong tidak mengizinkan anaknya dilakukan autopsi maka korban pun langsung dihantarkan ke rumah duka untuk dilakukan prosesi pemakaman, hal ini dikarenakan korban murni kecelakaan tenggelam dan tidak adanya unsur kekerasan atau dugaan kejahatan,“ terangnya.
Kuwu Desa Sigong, Sumarsono mengungkapkan rasa syukur atas ditemukannya korban kedua jelang waktu berakhirnya prosesi pencarian dihari kedua. Dirinya juga mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Bupati Cirebon, Kapolresta Cirebon, Dandim Kabupaten Cirebon, Pemdes Sarajaya dan seluruh Tim Gabungan beserta jajarannya serta seluruh warga masyarakat luas yang telah ikut andil atau terlibat secara langsung dalam prosesi pencarian sejak di hari pertama dan hari kedua ini. “Atas nama Pemerintah Desa Sigong kami haturkan banyak terimakasih kepada seluruh pihak yang telah merespon dan banyak membantu dalam prosesi pencarian anak anak warga desa kami yang tenggelam hingga semuanya berhasil ditemukan selama dua hari ini,“ tuturnya penuh haru. (Ries)















