Kab. Cirebon, PN
Bukan hanya di Jalan Pabuaran – Ciledug, kali ini Jalan Pande Lemahabang – Karangsembung pun telah berubah menjadi destinasi wisata baru Lubang Sewu dan Kolam Mancing Mania. Tak ayal, dengan hancurnya infrastruktur di jalan utama penopang perekonomian dan pendidikan di wilayah timur Kabupaten Cirebon tersebut menjadi viral dibeberapa media sosial, baik berupa meme ejekan maupun kritikan keras kepada pemerintah. Mirisnya, selain menepi ke sisi jalan untuk dapat melewati kawasan Jalan Raya Pande, nampak pula kenekadan para pengguna jalan dengan melawan arus bahkan harus berpapasan dengan kendaraan lain yang berada di depannya demi menghindari Lubang Sewu dan Kolam Mancing Mania. Nampak beragam raut wajah pengguna jalan raya, mulai dari yang tersenyum sumringah, muka masam hingga tertawa bahagia setelah lolos melewati rintangan Lubang Sewu dan Kolam Mancing Mania.
Seperti yang disampaikan salah seorang pemotor yang melintasi Kawasan Wisata Lubang Sewu dan Kolam Mancing Mania Jalan Pande Lemahabang, dirinya sudah tidak bisa mengungkapkan perasaan yang bercampur aduk dimana jalan tersebut merupakan akses utama keseharian dalam menjalankan aktivitas pekerjaannya. Dengan mengacungkan jari jempol, pria yang enggan disebutkan namanya tersebut turut melontarkan kata mantap dan mengajak pihak pemerintah maupun semua pihak pemangku kebijakan lainnya untuk dapat turut serta menikmati sensasi wisata gratis di Wisata Lubang Sewu dan Kolam Mancing Mania Jalan Raya Pande Kecamatan Lemahabang. ”Rasanya Mantap mas, mumpung tiketnya masih gratis ayo pihak pemerintah dan yang lainnya datang ke Cirebon timur melewati Jalan Raya Pande Lemahabang,” celotehnya sembari tersenyum dan tertawa.
Diwaktu yang sama, pemilik warung kopi yang berada tepat di sekitar Wisata Lubang Sewu dan Kolam Mancing Mania Jalan Raya Pande mengakui jika dirinya telah merasa bosan banyak menolong pengendara motor yang terjatuh akibat sensasi Lubang Sewu dan Kolam Mancing Mania. Bahkan dirinya juga pernah menolong pemotor yang terlindas kakinya oleh kendaraan mobil akibat berhenti saat mengantri untuk dapat melewati Lubang Sewu dan Kolam Mancing Mania. ”Kecelakaan disini sudah tidak terhitung lagi, rasanya bosan karena saya sendiri yang sering membantu ketika terjadi kecelakaan di depan mata seperti ini,” ujarnya.
Sebelum berita ini ditayangkan, PN pun mencoba memantau langsung tingginya aktivitas pengendara baik kendaraan mobil maupun motor yang melintasi Kawasan Wisata Lubang Sewu dan Kolam Mancing Mania di Jalan Raya Pande Lemahabang. Praktis antrian panjang terjadi terlebih ketika di waktu jam berangkat kerja di pagi hari maupun jam pulang kerja di sore hari. Pemandangan miris dan was was pun seketika bercampur aduk ketika berada dan melihat langsung aktivitas di Jalan Raya Pande Kecamatan Lemahabang yang merupakan akses vital perekonomian dan pendidikan di salahsatu wilayah timur Kabupaten Cirebon. (ries)















