Pelita News | Cirebon Kota – Kabar baik datang dari Kawasan Olahraga Stadion Bima, Kota Cirebon. Setelah resmi mengantongi sertifikat hak kepemilikan, aset olahraga terbesar milik Pemerintah Kota Cirebon itu kini diproyeksikan menjadi mesin baru peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengembangan sport tourism atau wisata olahraga.
Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Yusuf SPdI, mengatakan kepastian status hukum Stadion Bima menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk mulai mengoptimalkan pengelolaan kawasan secara profesional tanpa lagi terkendala persoalan administrasi.
“Alhamdulillah, salah satu persoalan pengelolaan aset Kota Cirebon, yakni Kawasan Olahraga Stadion Bima, kini sudah bersertifikat. Artinya, secara hukum sudah memiliki hak kepemilikan penuh sehingga tidak ada lagi kendala dalam pengembangannya,” kata Yusuf usai rapat kerja bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Cirebon.
Menurut Yusuf, selama ini proses pengembangan kawasan Stadion Bima kerap terkendala karena belum adanya kepastian legalitas aset. Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah kesulitan menggandeng investor maupun pihak ketiga untuk mengembangkan kawasan.
“Dulu ketika ingin bekerja sama dengan pihak ketiga selalu terkendala persoalan sertifikasi. Sekarang hambatan itu sudah tidak ada. Tinggal bagaimana pemerintah bergerak cepat menyiapkan konsep pengelolaannya,” ujarnya.
Karena itu, Komisi III DPRD mendorong Dispora segera menyusun grand design pengembangan Stadion Bima agar kawasan tersebut mampu menjadi pusat olahraga sekaligus destinasi wisata baru di Kota Cirebon.
Yusuf menilai potensi ekonomi Stadion Bima sangat besar apabila dikelola secara maksimal. Tidak hanya dari penyelenggaraan event olahraga, tetapi juga dari sektor parkir, kuliner, hingga pemberdayaan pelaku UMKM.
“Kalau masyarakat datang untuk berolahraga atau menonton pertandingan, tentu ada potensi parkir, kuliner, dan aktivitas ekonomi lainnya. Ini yang harus dikelola dengan baik agar bisa menjadi sumber PAD baru,” jelasnya.
Selain meningkatkan pendapatan daerah, pengembangan Stadion Bima juga diyakini mampu memperkuat posisi Kota Cirebon sebagai tuan rumah berbagai kejuaraan olahraga tingkat regional maupun nasional.
Menurut Yusuf, dengan fasilitas yang semakin lengkap dan status aset yang kini telah jelas, Kota Cirebon memiliki peluang lebih besar untuk dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai event olahraga bergengsi.
“Kota Cirebon harus siap menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan, baik tingkat Jawa Barat maupun nasional. Stadion Bima memiliki potensi besar menjadi venue olahraga yang representatif dan membanggakan,” pungkasnya.
Komisi III DPRD berharap kepastian legalitas kawasan Stadion Bima menjadi titik awal transformasi aset daerah menjadi pusat olahraga modern yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Cirebon.@Bams
















