Kota Cirebon | Pelita News – Ramadan tahun ini di SMA Negeri 5 Kota Cirebon berbeda dari biasanya. Sekolah tersebut menggelar Pesantren Ekologi Ramadhan 2026, program inovatif yang memadukan pendidikan spiritual Islam dengan kesadaran menjaga lingkungan. Kegiatan ini merupakan inisiatif dari Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk siswa-siswi selama bulan suci 1447 Hijriah.
Tidak sekadar mengaji dan belajar agama, para siswa dibekali pemahaman karakter yang kuat untuk menjaga alam. Program ini berpedoman pada nilai Panca Waluya, yakni Cageur (Sehat), Bageur (Baik), Bener (Benar), Pinter (Pintar), dan Singer (Terampil), sebagai landasan membangun generasi yang harmonis dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan.
Kepala SMA Negeri 5 Kota Cirebon, Sukisna, S.Pd menjelaskan, program ini mengajarkan siswa untuk mengintegrasikan iman dengan kepedulian terhadap ekosistem. Menurutnya, Pesantren Ekologi Ramadhan merupakan program keagamaan khusus di bulan suci yang menggabungkan pendidikan spiritual Islam dengan kesadaran menjaga lingkungan hidup.
“Dengan tema ‘Internalisasi Nilai Gapura Panca Waluya Guna Mewujudkan Manusia Waluya Rahmatan Lil Alamin’, kami berharap siswa tidak hanya cerdas secara religius, tetapi juga memiliki empati kosmik terhadap semua makhluk,” ujar Senin (2/3/2026).
Program ini menekankan aksi konkret, seperti menanam pohon, membersihkan lingkungan, dan pengelolaan sampah, sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT. Selain itu, siswa juga mengikuti Tadarus Al-Qur’an, Shalat Dhuha, Kultum, dan Shalat Dhuhur berjamaah.
Sukisna menekankan, kegiatan ini berbeda dari pesantren kilat biasa karena fokus utamanya adalah membentuk pribadi yang harmonis dengan Tuhan dan lingkungan sekitar.
“Dengan membawa konsep ini ke dalam pesantren, siswa memahami bahwa menjaga alam adalah bagian dari iman,” tambahnya.
Melalui Pesantren Ekologi Ramadhan 2026, SMA Negeri 5 Kota Cirebon menargetkan lahirnya generasi yang saleh, berkarakter, dan peduli lingkungan. Sekolah berharap para siswa tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga menjadi pelopor pelestarian lingkungan di masyarakat, membawa pesan positif bagi seluruh warga Kota Cirebon.
Program inovatif ini menunjukkan bagaimana pendidikan spiritual dapat bersinergi dengan kepedulian sosial dan lingkungan, menjadikan Ramadhan sebagai momentum transformasi karakter generasi muda. @Ries














