Pelita News | Cirebon Timur — SMK Muhammadiyah Lemahabang, Kabupaten Cirebon berhasil menyabet medali Juara di ajang Olympic Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII yang digelar di Balai Sidang Muktamar Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Kamis, 12 – 14 Februari 2026. Ajang kompetisi nasional ini diikuti peserta dari 36 provinsi di Indonesia dan akan berlangsung hingga Sabtu, 14 Februari 2026.
OlympicAD VIII Makassar diikuti sekitar 7.000–10.000 peserta dengan 33 cabang perlombaan yang mencakup bidang sains, seni, olahraga, hingga keagamaan. Pada ajang adu prestasi ini, Panitia juga menyiapkan kegiatan pendukung seperti seminar internasional, expo pendidikan, serta pameran UMKM yang seluruhnya dipusatkan di Kampus Unismuh Makassar.
Berikut Raport siswa SMK Muhammadiyah Lemahabang di OlympicAD VIII Makassar;
MATA LOMBA TSM
— Teori,
— Praktel CVT,
— Trouble Shooting & Service Berkala
Juara 1 – Engine R25 Medali Emas
Atas nama Riki Aulia Awalin Siswa Kelas XII TSM 5
Juara 2 – Engine R25 Medali emas
Atas nama Mega Utara Siswa Kelas XII TSM 5
MATA LOMBA TKR
— Egine tune up throbel shooting
— Elektrical body
— Sistem Rem
Atas nama Gio Eka Nugraha Siswa Kelas XII TKR 5 meraih Medali Perak
MATA LOMBA MTQ
Atas nama Dimas Azmi Abdullah Siswa Kelas XII TKJ 1 meraih Medali Perunggu.
Kepala SMK Muhammadiyah Lemahabang, Mohamad Ruspandi, S.Pd.I mengungkapkan, OlympicAD VIII menjadi salah satu agenda strategis Organisasi Muhammadiyah dalam membangun budaya prestasi di lingkungan pendidikan. Kompetisi ini diharapkan mampu melahirkan generasi unggul yang berprestasi secara akademik, berkarakter kuat, serta menjunjung nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
“Alhamdulillah sekolah kami dapat mengikuti dan menyaksikan langsung pembukaan OlympicAD VIII di Makassar. Kami juga mengapresiasi dan berterimakasih untuk siswa kami yang berhasil menyabet Juara ,“ ujarnya.
Ia menegaskan, dengan capaian prestasi ditingkat nasional ini semakin mengukuhkan posisi SMK Muhammadiyah Lemahabang sebagai salah satu sekolah Muhammadiyah terbaik di Tanah Air, sekaligus membanggakan Kabupaten Cirebon. Keberhasilan ini bukan hasil instan, melainkan buah dari perencanaan, pembinaan, dan kerja kolektif seluruh warga sekolah.
“OlympicAD merupakan ajang kompetisi nasional yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah sebagai wadah silaturahmi, dakwah, serta pengembangan potensi pelajar Muhammadiyah dari seluruh Indonesia,“ kata Ruspandi.
Selain menjadi ajang adu prestasi, Ruspandi menyebutkan bahwa OlympicAD juga bertujuan membentuk karakter unggul, berkemajuan, serta berlandaskan nilai-nilai Islam sebagaimana dicontohkan KH Ahmad Dahlan. Ia menjelaskan bahwa budaya akademik di sekolahnya dirancang untuk menumbuhkan daya pikir kritis dan kreatif bagi para peserta didik.
“Kompetisi ini mempertandingkan berbagai cabang akademik dan non-akademik, mulai dari sains (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi, Kebumian), bidang sosial (Ekonomi), literasi dan bahasa (News Reading, Musikalisi Puisi), hingga seni dan keterampilan seperti Akustik, Film Indie, Web Desain, Senam, E-sport, MTQ, KTI, Majalah, dan Business Plan,“ jelasnya.
Dalam kegiatan belajar mengajar, siswa dibiasakan mengerjakan soal-soal berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills), berdiskusi aktif, serta mengikuti berbagai kompetisi untuk melatih keberanian dan daya juang. Menurutnya, konsistensi latihan, kedisiplinan, dan pendampingan personal menjadi kunci utama keberhasilan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para guru, pembina ekstrakurikuler, serta orang tua siswa yang terus memberikan dukungan penuh selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba di Makassar.
“Sekolah tentunya memberikan apresiasi atas setiap pencapaian siswa, baik dalam bentuk penghargaan, pembinaan lanjutan, maupun publikasi prestasi. Apresiasi ini dinilai sangat penting karena mampu meningkatkan motivasi, rasa percaya diri, serta menumbuhkan budaya berprestasi di lingkungan sekolah,“ ungkap Ruspandi.
Pada pembukaan OlympicAD VIII di Makassar dihadiri secara daring oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. Sementara itu, sejumlah pimpinan hadir langsung, di antaranya Ketua PP Muhammadiyah Bidang Pendidikan Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd., Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah Didik Suhardi, Ph.D., Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag., serta Rektor Unismuh Makassar Dr. Ir. H. Abdul Rahim Nanda, M.T., IPU. @Ries














