• Advertorial
    • Kontak Kami
    Rabu, Juni 10, 2026
    Harian Pelita News
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Sanudin, 33 Tahun Tergeletak Tidak Berdaya di Rumah Tak Layak Huni

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Oktober 17, 2024
    dalam CIAYUMAJAKUNING, INDRAMAYU
    0 0
    0
    Sanudin, 33 Tahun Tergeletak Tidak Berdaya di Rumah Tak Layak Huni
    0
    BERBAGI
    15
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Pelita News I Indramayu – Sanudin tergeletak tak berdaya di rumah orang tua angkatnya di RT 14 RW 17, Blok E, Desa Langgengsari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Sudah 33 tahun, dia mengalami kelumpuhan. Tinggal tulang dibungkus kulit saja. Yang lebih parah lagi dia tak bisa berbicara.

    Dirumah yang tak layak huni berukuran sekira 6 x 10 meter berdinding pagar berlantai semen ini, Sanudin hanya bisa pasrah. Mulai dari tidur, makan, minum hanya bisa berdiam diri dengan tangan dan kaki kaku dan mulut menganga  berbaring di kasur kumuh.

    Kondisi ini sudah dialaminya sejak 33 tahun lalu setelah orang tua angkatnya bernama Wasdirah (56 tahun) dan istrinya Mulyati (51 tahun) membawanya untuk suntik vaksin Polio. Diduga, beberapa hari usai mendapatkan suntikan itu, Sanudin mengalami panas tinggi hingga kejang-kejang.

    Karena keterbatasan ekonomi, orang tua angkatnya sebagai tukang pijit kampung cuma mengobati dengan membelikan obat dari warung. Usahanya gagal hingga Sanudin mengalami hal buruk seperti itu.

    Pemerhati sosial, Saptaguna menerangkan, dari keterangan orang tua angkatnya, Sanudin bukanlah anak kandung Wasdirah namun dia anak yang ditinggal ibunya sejak berusia 2 bulan. Dimana pada awalnya, ada seorang wanita yang mengaku dari Tasikmalaya datang ke rumahnya pada tahun 1991. Wanita ini sedang mengandung dengah usia kehamilannya sudah besar bermaksud ingin menggugurkan kandungannya kepada Daniah ibu dari Wasdirah atau nenek angkat Sanudin.

    “Permintaan ini oleh ibu Daniah ditolak, karena merasa kasihan akhirnya wanita ini dipersilahkan untuk tinggal di rumahnya sampai melahirkan,” ucapnya.

    Masih  diterangkan Saptaguna, dua bulan kemudian Sanudin pun lahir dan dirawat oleh Daniah layaknya putra sendiri. Setelah melahirkan hingga bayi berumur dua bulan, wanita ini pamit untuk membelikan susu buat bayinya. Namun sejak itu tak kembali lagi, menghilang.

    “Maka Sanudin di rawatlah oleh ibu Daniah hingga tumbuh sebagaimana bayi normal yang gemuk dan menggemaskan. Namun saat berusia 11 bulan usai disuntik Polio tubuhnya mengalami panas dan kejang-kejang. Sejak itu  keluarga Daniah pasrah meski sudah melakukan pertolongan seadanya,” terang dia.

    Ketika Daniah meninggal, lanjut dia, giliran pasutri Wasdirah dan Mulyati merawat Sanudin yang kini tubuhnya tidak bisa bergerak, kaku serta tidak bisa bicara.

    “Sanudin kini berumur 33 tahun namun keluarga Wasdirah merawat layaknya seorang bayi. Mulai dari makan, minum, mandi, BAB, dan lain-lain,” jelas dia.

    Sementara itu, Wasdirah mengaku mengurus Sanudin sudah 9 tahun semenjak ibunya meninggal dunia.

    “Sanudin ini bukan saudara tetapi saya merasa kasihan karena dia sama sebagai makhluk Allah. Karena mau dibuang kemana, dia kan ada nyawanya. Jadi saya prihatin, saya ikhlas mengurusnya ,” tuturnya.

    Wasdirah sendiri telah memiliki 4 orang keturunan. Namun bentuk perhatian kepada Sanudin selalu diutamakan.

    “Alhamdulillah keempat anak saya itu tidak cemburu. Malahan mereka sering membelikan makanan buat Sanudin. Untuk mengurus Sanudin saya tetap jalankan, saya syukuri saja dan ikhlas. Ini nikmat dari Allah yang diberikan kepada saya meskipun keluarga kami orang tidak punya,” pungkasnya. @safaro

    Tags: CiayumajakuningIndramayu
    Sebelumnya

    Bumdes Diharapkan Dapat Mendorong Perekonomian Desa 

    Berikutnya

    Realisasikan BanProv Tahun 2024, Pemdes Sampih Rehabilitasi Kantor Desa

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Realisasikan BanProv Tahun 2024, Pemdes Sampih Rehabilitasi Kantor Desa

    Realisasikan BanProv Tahun 2024, Pemdes Sampih Rehabilitasi Kantor Desa

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Tiga Bocah Warga Desa Kebonturi Diduga Jadi korban Kekerasan Oknum Kuwu

    Tiga Bocah Warga Desa Kebonturi Diduga Jadi korban Kekerasan Oknum Kuwu

    Mei 21, 2026
    Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

    Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

    Mei 19, 2026
    Selain Biaya Pendaftaran, Diduga Ada Biaya Lainnya Pada Program PTSL tahun 2026 di Desa Jungjang Wetan 

    Selain Biaya Pendaftaran, Diduga Ada Biaya Lainnya Pada Program PTSL tahun 2026 di Desa Jungjang Wetan 

    Mei 21, 2026
    Camat Sedong Luncurkan Beasiswa Kuliah di Poltek SCI untuk Warga Wilayah 3 Cirebon, Potongan UKT Hingga 75%

    Camat Sedong Luncurkan Beasiswa Kuliah di Poltek SCI untuk Warga Wilayah 3 Cirebon, Potongan UKT Hingga 75%

    Mei 22, 2026
    SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

    SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

    Juni 10, 2026
    Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

    Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

    Juni 10, 2026
    Hadir di SDN Pamayahan Indramayu, Polisi Berikan Edukasi Potensi Tindak Kejahatan 

    Hadir di SDN Pamayahan Indramayu, Polisi Berikan Edukasi Potensi Tindak Kejahatan 

    Juni 10, 2026
    Kecam Intervensi SPPG Panongan: Jangan Bungkam Kebebasan Pers

    Kecam Intervensi SPPG Panongan: Jangan Bungkam Kebebasan Pers

    Juni 10, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Mitra SPPG Panongan Akui IPAL Masih Proses, Tolak Peliputan: Yang Penting Sudah Laporan ke BGN

      Mitra SPPG Panongan Akui IPAL Masih Proses, Tolak Peliputan: Yang Penting Sudah Laporan ke BGN

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Hadir di SDN Pamayahan Indramayu, Polisi Berikan Edukasi Potensi Tindak Kejahatan 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • SMAN 1 Jamblang Rilis Tahapan SPMB Jabar 2026: Transparan, Objektif, dan Akuntabel

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (12,432)
    • EKONOMI & BISNIS (312)
    • INDRAMAYU (5,284)
    • INFORMASI (563)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (5,970)
    • KESEHATAN (80)
    • KOTA CIREBON (1,045)
    • KUNINGAN (132)
    • MAJALENGKA (62)
    • NASIONAL (630)
    • OLAHRAGA (42)
    • PEMERINTAH DAERAH (723)
    • TEKNOLOGI (90)
    • Uncategorized (494)

    Berita Terbaru

    SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

    SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

    Juni 10, 2026
    Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

    Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

    Juni 10, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk