Pelita News I Indramayu – Lucky Hakim dan Syaefudin, sah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu. Keabsahan itu seiring telah dilantiknya pasangan kepala daerah secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis, 20 Februari 2025.
Demikian dikatakan, Koodinator Tim Transisi Lucky – Syaefudin, Maman Kostaman, via telepon WhatsAppnya, kemarin.
Maman Kostaman mengatakan para bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota dilantik berdasarkan pada Surat keputusan (SK) Kepmendagri Nomor 100.2.1.3 – 221 Tahun 2025 dan Nomor 100.2.1.3 – 1719 Tahun 2025 tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Pada Kabupaten dan Kota Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024 Masa Jabatan Tahun 2025-2030.
Menyikapi SK tersebut, sambungnya maka Lucky Hakim dan Syaefudin sah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu Masa Jabatan Tahun 2025-2030.
Dengan telah dilantiknya pasangan tersebut, tentunya bupati dan wakil bupati akan membenahi tata kelola pemerintahan berdasarkan good governance. Good governance adalah tata kelola yang baik, yaitu penyelenggaraan pemerintahan yang bertanggung jawab, transparan, dan berkeadilan atau manajemen pembangunan yang solid dan efisien.
“Kedepannya Pemkab Indramayu dengan Visi Indramayu Reang akan fokus untuk meningkatkan angka-angka indeks pembangunan manusia (IPM) seperti, bidang pendidikan, kesehatan dan daya beli,” kata mantan Asda 2 Setda Indramayu ini.
Hal lainnya kata dia, bagaimana meningkatkan layanan-layanan dasar seperti infrastruktur yang baik, baik infrastruktur jalan, sekolah dan lainya termasuk layanan dasar kebutuhan air minum, air pertanian, dan layanan perlindungan sosial (perlinsos), bagi masyarakat yang tidak mampu atau masyarakat berpenghasilan rendah.
Misalnya bagaimana PKH, BLT, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Penerima Bantuan Iuran (PBI), harus tercaver oleh pemerintah dan harus tepat sasaran dan masuk ke dalam Data Terpadu Kesehatan Sosial (DTKS) dari tingkat desa.
Maman tidak menampik banyak yang mengkritisi karena yang mampu juga masuk dalam DTKS. Menyikapi hal tersebut Bupati dan Wakil Bupati Indramayu memberikan arahan agar DTKS dibenahi mulai dari tingkat desa dan dimulai dari sekarang.
“Program perlinsos dapat mengakselerasi pengentasan kemiskinan yang dilakukan secara tepat sasaran. Program juga dapat menyumbang penurunan tingkat kemiskinan, ketimpangan, dan pengangguran,” ucapnya.
“Saripati terakhir Bupati dan Wakil Bupati Indramayu akan fokus kepada bagaimana mempercepat kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan sesuai UU Otonomi Daerah yang efektif dan efesian. Intinya, Bupati dan Wakil Bupati bersama-sama dengan stakeholder terkait untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai program Beberes Dermayu yang terangkum dalam visi Indramayu Reang,” pungkasnya. @safaro















