Pelita News | Cirebon Timur.- Ratusan siswa – siswi SMK Dwi Bhakti Ciledug, Kabupaten Cirebon mengikuti kegiatan kunjungan industri ke Kota Yogyakarta. Rombongan yang di dampingi langsung Kepala SMK Dwi Bhakti Ciledug, para Wakasek dan para guru tersebut terpantau diberangkatkan dari kampus setempat pada Senin (6/5) kemarin Pukul 20.00 wib dan tiba di Yogyakarta pada Selasa (7/5) Pukul 04.00 wib. Rombongan terlebih dahulu Isoman di Rumah Makan Sekarwangi sekaligus melaksanakan Tausiyah Subuh sebelum melanjutkan perjalanan ke tujuan Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT) Yogyakarta, PT YPTI Sleman – Yogyakarta dan AKPRIND University Yogyakarta. Usai menyelesaikan kunjungan industri, perjalanan rombongan pun dilanjutkan menuju Hotel Grand Orchid Yogyakarta untuk berisitirahat dan menginap sebelum bertolak kembali ke Cirebon.
Kepala SMK Dwi Bhakti Ciledug, Cecep Sa Bani, S.Kom mengungkapkan rasa terimakasih dan apresiasi atas penyambutan hangat dari AKPRIND University Yogyakarta. Mengingatkan di tahun 2023 lalu, para siswa SMK Dwi Bhakti Ciledug angkatan sebelumnya pun telah berkunjung ke AKPRIND University Yogyakarta. Kunjungan industri ini tentunya sebagai upaya mensolidkan kolaborasi pendidikan dan teknologi serta pengembangan masyarakat. Ia juga mengakui besarnya tantangan yang dihadapi dalam hal fasilitas pendukung dan sarana prasarana sekolah. Namun, dengan berfokus pada Program Keahlian Teknik Mesin dan Program SMK Pusat Unggulan, sekolah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan mendorong lulusan untuk lebih fokus dalam keilmuan yang di ajarkan di sekolah. “Tahun 2023 lalu siswa angkatan sebelumnya pun berkunjung ke AKPRIND University Yogyakarta. Alhamdulillah hari ini agenda kunjungan ke Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT) Yogyakarta dan PT YPTI Sleman – Yogyakarta pun sudah selesai di ikuti para siswa,“ terangnya.
Cecep pun mengatakan, tujuan dari kegiatan kunjungan industri sendiri tidak lain untuk memberikan pemahaman praktis kepada para siswa tentang bagaimana konsep – konsep yang dipelajari di kelas diterapkan dalam dunia nyata. Selama kunjungan industri, siswa akan dapat melihat secara langsung bagaimana perusahaan menjalankan operasionalnya, cara menggunakan teknologi, mengatur produksi, dan berinteraksi dengan pelanggan atau pasar. Bahkan para siswa dapat berkesempatan untuk berkomunikasi dengan para profesional industri, mengajukan pertanyaan, dan mendapatkan wawasan tentang peluang karir dan tren industri. Dengan kegiatan kunjungan industri ini pasalnya juga memungkinkan para siswa untuk melihat dan memahami secara langsung bagaimana konsep – konsep yang dipelajari di kelas diterapkan dalam praktik di dunia nyata. “Selain itu para siswa juga dapat melihat keberhasilan dan prestasi perusahaan-perusahaan dalam industri yang relevan. Semoga ini dapat memotivasi dan menginspirasi mereka untuk mengejar karir di bidang tersebut atau mengembangkan minat mereka dalam subjek terkait,“ imbuhnya. @Ries
















