Pelita News I Indramayu – Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat (Jabar) 2026, 22-28 November mendatang di Kota Bandung, National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Indramayu menargetkan 35 medali emas.
Demikian dikatakatan Ketua NPCI Indramayu, Suprayitno melalui Wakil Sekretaris Umum, Prasetyo Wira Yudha usai rapat pembekalan atlet jelang Peparda 2026 di Sekretariat NPCI Jl. Olahraga, Karanganyar No.09 Komplek BTN Lama, Sabtu (19/9/2026).
Target itu tidak menutup kemungkinan akan bertambah karena pada Peparda VI Jabar 2022, puluhan atlet disabilitas dari Kota Mangga Indramayu meraih 35 medali emas.
Menurutnya, persiapan atlet sudah dilakukan sejak dini. Seleksi, intensif latihan, dan pembinaan di sejumlah cabang olahraga terus digenjot. Atlet-atlet Indramayu punya potensi besar, terutama di cabor atletik, renang, panahan, tenis meja dan cabor lainnya.
“Kami akan menurunkan 77 atlet yang tersebar di 13 cabang olahraga (cabor) dari 17 cabor yang dipertandingkan. Total kontingen Indramayu, 125 orang, dengan perincian 77 atlet, sisanya, pelatih, assisten pelatih dan satgas,” kata Pras, sapaan akrabnya.
Ia menuturkan, jumlah atlet pada ajang empat tahunan tingkat Provinsi Jabar itu mengalami penurunan, alasannya kata dia, beragam, seperti tidak ikut lagi, hamil, dan efisiensi anggaran. Meski demikian, sambungnya, pihaknya tetap optimis target medali emas akan diraih kontingen Bumi Wiralodra.
Selain itu, kalua jumlah pertandingan masih tetap seperti Peparda 2022, ia lebih optimistis lagi target akan tercapai bahkan lebih.
Ia menyebut, beberapa atlet binaannya juga telah menorehkan prestasi di level provinsi, nasional dan internasional. Hal ini menjadi modal kuat untuk bersaing di Peparda VII mendatang.
“NPCI Indramayu berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah, dan masyarakat agar atlet disabilitas Indramayu bisa tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah,” pungkasnya.
Diketahui, pada Peperda VI itu, NPCI Indramayu meraih 35 medali emas, 33 perak dan 22 perunggu. safaro.















