Pelita News | Kabupaten Cirebon.- Sophi Zulfia menegaskan posisinya sebagai calon Ketua DPRD Kabupaten Cirebon definitif yang segera dilantik. Dalam rapat paripurna DPRD pada Senin, 30 September 2024, Sophi mengungkapkan bahwa surat keputusan (SK) penetapannya sudah diterima dan telah diserahkan ke Sekretariat dewan.
“SK sudah di tangan. Saya akan dilantik pada 16 Oktober ini,” ujarnya.
Meski begitu, Sophi memilih untuk tidak berkomentar mengenai instruksi DPP PDIP yang melarang penggadaian SK untuk pinjaman di bank, dengan alasan fokus pada persiapan Pilkada.
Kendati Sophi siap memimpin, suara skeptis muncul dari dalam DPC PDIP. Beberapa kader menilai pentingnya memilih pemimpin yang berpengalaman dan berintegritas. “Pemilihan ketua dewan bukan sembarang pilihan. Harus ada kriteria yang jelas,” tegas Ade Riyaman, salah satu kader PDIP.
Ade mengungkapkan keprihatinannya terhadap PR yang menanti DPRD. “Kami butuh ketua yang memiliki elektabilitas dan kepemimpinan yang kuat,” tambahnya, sembari menekankan bahwa keputusan DPP harus diikuti, namun hasil kerja Sophi akan menjadi penentu kepercayaan masyarakat.
Polemik ini menyoroti pentingnya kinerja yang transparan dan efektif dari pemimpin baru. “Kita lihat nanti, apakah Sophi mampu memenuhi harapan masyarakat atau justru sebaliknya,” pungkas Ade.
Dengan sorotan tajam dari berbagai kalangan, pelantikan Sophi Zulfia menjadi Ketua DPRD Kabupaten Cirebon akan menjadi momen krusial, yang akan menguji kepemimpinannya di hadapan publik. @Bams

© 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.