Bojonegoro,PN
Warga Desa Ngrancang dan Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kini merasa lega dengan selesainya normalisasi sungai sepanjang 1,5 kilometer di masing-masing desa melalui TMMD Reguler 110 Kodim 0813 Bojonegoro.
Sumartono, salah satu petani Desa Ngrancang yang sawahnya berdekatan dengan sungai mengatakan, sebelum dilakukan normalisasi sungai di desanya, jika hujan deras sungai sering meluap sehingga menggenangi lahan sawah miliknya.
“Di musim penghujan, tanaman padi milik petani di desa kami sering dirusak air limpasan sehingga banyak yang terancam gagal panen,” ujarnya, Senin (5/4/2021).
Namun dengan adanya pengerukan sedimentasi dengan menggunakan alat berat di TMMD Reguler, dirinya dan para petani yang merupakan profesi mayoritas di desanya dan Jatimulyo itu, menjadi lebih bersemangat menggarap lahannya.
Pasalnya, jika musim kemarau tiba nanti, para petani juga setidaknya tidak terlalu kesulitan air karena sungai telah dalam dan dapat dibendung untuk mengairi sawah-sawah mereka.
Sementara para petani di Desa Jatimulyo juga berterima kasih dengan dibanguannya saluran drainase U-ditch sepanjang 129 meter lebar 0,8 meter, dimana selain tujuan utamanya pengawetan jalan aspal sepanjang 2,9 kilometer lebar 3 meter yang dibangun di Jatimulyo, drainase itu juga dapat digunakan mengairi sawah dan mencegah banjir di pemukiman warga.
“Mewakili warga Ngrancang dan Jatimulyo, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah kabupaten, TNI, dan seluruh pihak lainnya yang telah menormalisasi sungai sebagai jawaban masalah klasik petani,” pungkasnya. (Aan)













