Indramayu, PN
Anggota DPRI RI komisi IX Dr. Hj Netty Prasetiyani Heryawan memantau Gebyar Vaksinasi Nasional bagi pelajar di SMAN 1 Indramayu, Sabtu (28/08). Dalam vaksinsini itu sekira 800 pelajar di vaksin.
Hadir dalam kegiatan tersebut, KCD Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dra.Hj.Dewi Nurhulaela ,M.Pd, H. Ruswa Anggota DPRD Kabupaten Indramayu beserta tamu undangan yang lain.
Netty Prasetiyani mengapresiasi kegiatan vaksinasi nasional lintas sektor. Dengan kegiatan tersebut ratusan siswa sekolah setempat di vaksin oleh tenaga medis dari Dinas Kesehatan dan beberapa rumah sakit yang ada di kabupaten Indramayu.
“Gebyar vaksinasi nasional untuk melandaikan virus Covid-19 sesuai harapan pemerintah bisa terwujud. Mari kita bersama-sama mensukseskan program pemerintah dengan vaksinasi nasional yang berkelompok apalagi sebentar lagi akan diadakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas,” ajak istri mantan Gubernur Jabar ini.
Ia pun mengajak untuk bersama-sama mengawasi program vaksinasi ini karena anggaran yang digunakan bersumber dari APBN.
Anggota DPR FPKS ini juga meminta kepada masyarakat Indramayu untuk tetap menerapkan protokol kesehatan baik itu 3M, 5M atau 6M agar semunya terhindar dari paparan Covid-19.
Sedangkan KCD Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dra. Hj. Dewi Nurhulaela M. Pd mengatakan kegiatan vaksinasi nasional di SMAN 1 Indramayu berjalan dengan baik dan lancar. Sementara untuk pendataan dan pendaftaran vaksinasi para siswa dilakukan di SMAN 1 Indramayu
“Dengan sudah di vaksin mudah-mudahan siswa SMAN 1 Indramayu menjadi sehat dan kuat serta terbentuk herd immunity sehingga mereka dapat secepatnya melaksanakan kegiatan PTM karena mereka sudah rindu dengan kegiatan belajar mengajar dengan tatap muka langsung serta rindu bisa bertemu dengan teman-temannya,” katanya.
Sementara itu Kepala SMAN 1 Indramayu, Setyo Adisapto S.Pd, MM mengatakan kegiatan vaksinasi nasional yang dilaksanakan di SMAN 1 Indramayu yang sasarannya untuk siswa SMAN 1 Indramayu.
“Gebyar Vaksinasi Nasional Pelajar ini sekira 800 siswa mengikuti vaksinasi,” sebutnya.
Menurutnya, di SMAN 1 Indramayu sudah dilaksanakan vaksinasi sebanyak dua kali, pertama untuk umum dan sekarang khusus untuk siswa SMAN 1 Indramayu. (saprorudin)















