Cirebon | Pelita News.– Menjelang bulan suci Ramadan, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Cirebon, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, untuk memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting) tetap stabil.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa kebutuhan masyarakat akan bahan pokok tetap terjangkau menjelang Ramadan, mengingat tingginya permintaan pada bulan suci tersebut. Kapolresta Cirebon mengungkapkan, “Alhamdulillah, setelah sidak ini, kami pastikan stok bahan pokok aman hingga Ramadan. Namun, ada beberapa temuan, salah satunya minyak goreng yang seharusnya dijual dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 15.700, masih ditemukan dengan harga Rp 18.000,” jelasnya.
Tidak hanya memantau harga, Kombes Sumarni juga menegaskan pentingnya pemantauan distribusi bahan pokok, “Kami akan langsung menindaklanjuti jika ada kelangkaan atau kenaikan harga yang tidak wajar,” tambahnya. Dalam sidak tersebut, sejumlah bahan pokok seperti daging ayam, daging sapi, dan bawang merah terpantau stabil, meskipun ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga menjelang Ramadan, seperti telur ayam yang melonjak dari Rp 26.000 menjadi Rp 29.000, serta harga cabai dan ayam broiler.
“Meski ada kenaikan, hal ini masih dianggap wajar mengingat permintaan yang meningkat menjelang Ramadan,” kata Kombes Sumarni. Ia juga memastikan bahwa pihaknya akan terus bekerja sama dengan pihak terkait untuk menjaga kestabilan harga dan mencegah spekulasi yang dapat merugikan masyarakat.
Sidak yang melibatkan berbagai pihak ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat yang merasa lebih tenang menjelang Ramadan, karena dapat memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok tetap dalam kontrol.
Dengan adanya upaya pemantauan seperti ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Cirebon dapat menjalani bulan Ramadan dengan lebih nyaman, tanpa khawatir terhadap lonjakan harga yang tak wajar. @Bams















