• Advertorial
    • Kontak Kami
    Sabtu, Juli 11, 2026
    Harian Pelita News
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Indramayu Lumbung Padi Jabar Persoalan Petani Harus Tuntas

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Februari 7, 2021
    dalam CIAYUMAJAKUNING, INDRAMAYU
    0 0
    0
    Indramayu Lumbung Padi Jabar Persoalan Petani Harus Tuntas
    0
    BERBAGI
    100
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Indramayu,PN

     

                Kabupaten Indramayu sebagai kawasan lumbung padi di Jawa Barat, serta wilayah yang selama ini menjadi andalan stok pangan nasional, memang menjadi sebuah julukan yang cukup membangakan. Namun dibalik itu semua bebagai persoalan kini masih dihadapi para petani dikawasan tesebut.

     

                Pemerhati pertanian Indramayu H.Dalam, yang juga tokoh masyarakat  yang kerap menyuarakan nasib petani, mengaku bila persoalan yang kini masih menjadi kendala petani diantaranya tekait dengan tatat guna air, distribusi dan penyediaan pupuk, hama serta pemasaran.

     

                Menurunya, ketersediaan sumbe daya air, bagi sektor pertanian menjadi faktor penting, dimana  ketersediaan air bagi lahan pertanian jadi sangat penting terutama pada saat musim kemarau.” Ketersediaan pengairan yang cukup, terutama pada saat kemarau, serta pengendalian air pada kondisi musim hujan sehingga tidak menggenangi lahan pertanian dengan istilah “kebanjiran” harus bisa diatasi dengan pengendalian pintu pengaturan air , saluran sekunder dan tersier yang ada di kawasan pertanian,” tandas dia.

     

                Keberadaan waduk Jatigede Sumedang, selama ini dinilai belum memiliki dampak positif bagi sektor pertanian di Indramayu butuh adanya tata Kelola pengairan yang baik, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar waduk.

     

                Hal lain adalah persoalan distribusi pupuk bagi kebutuhan petani, sehingga tidak terjadi kelangkaan pupuk akibat sistim data yang salah, pengajuan alokasi melalui RDKK kelompok hingga mencegah adanya kebocoran alokasi pupuk  dengan adanya kasus rembesan pupuk kesejumlah wilayah.” Penyediaan pupuk harus dikelola dengan baik mulai dari pengajuan, alokasi hingga pendistribusian pupuk kepada petani, sehingga tidak ada yang salah dalam sistim maka dapat dipastikan ketesediaan pupuk bisa selalu tejaga ditinkat petani,” tutur dia.

     

                Sementara itu hal senada juga diungkapkan Sunata Wiraatmaja, tokoh pemerhati Indramayu ini menilai, semestinya . semua persoalan tekait dengan mekanisme penyaluran pupuk dan tata kelola air sudah bisa terbangun sejak lama. Sehingga petani disemua lini sudah dapat memahami, sekaligus mengenal semua permasalahan sektor pertanian sejak awal.” Ini masalahnya ada siklus yang teputus menyebabkan  mekanisme pananganan  enjadi salah, akibatnya persoalan ini bermuara kepada kondisi petani yang tidak diuntungkan,” tandas dia.

     

                Ia menambahkan, dibutuhkan evalasi kembali tehadap  semua lini sistim yang ada, sehingga berjalan sesuai  aturan dan mekanisme yang benar, sehingga bila tejadi adanya kesalahan dan kendala dapat segera teatasi dengan baik .

     

                Dalam penanganan hama, contohnya dibutuhkan penanganan secara bersama-sama setempak, sehingga siklus hama bisa teputus. Pupuk dibutuhkan Analisa kebutuhan prognosa yang diajukan kelompok, sehingga pada saat  penyediaan pihak pabrik akan memenuhi sesuai kebutuhan, tidak ada lagi data “tembak” kebutuhan pupuk petani, sehingga distribusi pupuk kepada petani di sesuaikan dengan kebutuhan.” Data  kebutuhan kelompok melalui usulan RDKK harus riel sehingga tidak ada data asal yang diajukan, maka dapat dipastikan persoalan kelangkaan pupuk bisa dihindari,” pungkasnya.**(ichsan).

     

     

     

     

     

    Tags: CiayumajakuningIndramayu
    Sebelumnya

    Covid-19 Itu Nyata, Perangkat Desa Harus Menjadi Pelopor Penerapan Kedisiplinan Dan Patuhi Protokol Kesehatan

    Berikutnya

    Mantan Kepala Museum Sri Baduga Jabar Senang Indramayu Bakal Miliki Museum Daerah

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Mantan Kepala Museum Sri Baduga Jabar Senang Indramayu Bakal Miliki Museum Daerah

    Mantan Kepala Museum Sri Baduga Jabar Senang Indramayu Bakal Miliki Museum Daerah

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Tensi Konflik Internal RS Permata Cirebon Meningkat, 18 Pemegang Saham Minoritas Tinggalkan RUPST dan Kirim Somasi Terakhir

    Tensi Konflik Internal RS Permata Cirebon Meningkat, 18 Pemegang Saham Minoritas Tinggalkan RUPST dan Kirim Somasi Terakhir

    Juli 1, 2026
    Rawan Kecelakaan! Jembatan Baru Depan SMAN 1 Lemahabang Makan Korban Lagi, Warga: Dulu Aman

    Rawan Kecelakaan! Jembatan Baru Depan SMAN 1 Lemahabang Makan Korban Lagi, Warga: Dulu Aman

    Juni 25, 2026
    SPMB 2026/2027 SMK Negeri 1 Lemahabang Dibuka: Ini Timeline, Jalur & Kuotanya

    SPMB 2026/2027 SMK Negeri 1 Lemahabang Dibuka: Ini Timeline, Jalur & Kuotanya

    Juni 8, 2026
    Jembatan Baru Depan SMAN 1 Lemahabang Gagal Fungsi, Dulu Aman Kini Rawan Kecelakaan & Banjir

    Jembatan Baru Depan SMAN 1 Lemahabang Gagal Fungsi, Dulu Aman Kini Rawan Kecelakaan & Banjir

    Juni 25, 2026
    PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Sedong Gelar Rapat Konsolidasi Akbar

    PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Sedong Gelar Rapat Konsolidasi Akbar

    Juli 11, 2026
    Bahayakan Pengendara Lalulintas, Proyek Rp744 Juta Jalan Cipeujeuh – Kamarang Minim Rambu

    Bahayakan Pengendara Lalulintas, Proyek Rp744 Juta Jalan Cipeujeuh – Kamarang Minim Rambu

    Juli 10, 2026
    Pakai Dana Pribadi, Darmawan Perbaiki Jalan Rusak di desa Kaligawe Wetan

    Pakai Dana Pribadi, Darmawan Perbaiki Jalan Rusak di desa Kaligawe Wetan

    Juli 10, 2026
    3 Siswa SMAN 1 Ciledug Melaju ke OSN Tingkat Provinsi Jabar 2026

    3 Siswa SMAN 1 Ciledug Melaju ke OSN Tingkat Provinsi Jabar 2026

    Juli 9, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Pakai Dana Pribadi, Darmawan Perbaiki Jalan Rusak di desa Kaligawe Wetan

      Pakai Dana Pribadi, Darmawan Perbaiki Jalan Rusak di desa Kaligawe Wetan

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Sedong Gelar Rapat Konsolidasi Akbar

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Guru PAUD Sering Dipandang Sebelah Mata, Ribuan Guru Mendesak Pemerintah Segera Revisi UU Sisdiknas 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Rekor Renang Catherine Surya Berusia 31 Tahun Terpecahkan di West Java Swimming Series 2024 di Cirebon

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Tersedia Kuota 420 Siswa, SPMB 2026 SMAN 1 Karangwareng Resmi Dibuka

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (12,581)
    • EKONOMI & BISNIS (316)
    • INDRAMAYU (5,343)
    • INFORMASI (568)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (6,063)
    • KESEHATAN (84)
    • KOTA CIREBON (1,054)
    • KUNINGAN (135)
    • MAJALENGKA (65)
    • NASIONAL (636)
    • OLAHRAGA (43)
    • PEMERINTAH DAERAH (734)
    • TEKNOLOGI (92)
    • Uncategorized (612)

    Berita Terbaru

    PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Sedong Gelar Rapat Konsolidasi Akbar

    PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Sedong Gelar Rapat Konsolidasi Akbar

    Juli 11, 2026
    Bahayakan Pengendara Lalulintas, Proyek Rp744 Juta Jalan Cipeujeuh – Kamarang Minim Rambu

    Bahayakan Pengendara Lalulintas, Proyek Rp744 Juta Jalan Cipeujeuh – Kamarang Minim Rambu

    Juli 10, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk