Pelita News, Indramayu – Hujan yang mengguyur sejak Kamis hingga Senin, 16-20 Pebruari 2023, komplek perumahan di Kabupaten Indramayu tergenang banjir. Ketinggian banjir antara 20 cm – 40 cm.
Banjir terlihat di jalan-jalan di Perumahan BTN Lama Kelurahan Karanganyar, Perumahan Bumi Mekar, Cidayu, Marga Mekar, Margalaksana satu, Perumahan Griya Asri hingga permukiman di Jalan Pahlawan dan area Sport Center (SC). Di area SC genangan air cukup dalam hingga paha orang dewasa. Hal itu selain karena berada di daerah rendah juga kurang terpeliharanya drainase dan maraknya bangunan liar atau kios.
Perumahan BTN Lama Indramayu yang dibangun pada tahun 1983 dan dihuni hanya seratus an kepala keluarga yang-rata rata pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) ini kerap kebanjiran manakala hujan turun meski dengan intensitas sedang. Pasalnya pembuangan air dari rumah warga hanya mengandalkan balong air yang ada di komplek tersebut.
Salasatu Ketua RT, H. Didi mengaku komplek Perumahan BTN Lama kalau diguyur hujan selama dua sampai tiga hari pasti mengalami kebanjiran. Masalahnya drainase yang ada kurang diperhatikan pemerintah daerah dalam hal ini Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup (LH). Ia tidak menampik pasukan kebersihan dari DLH kerap membersihkan saluran dan sampahnya diangkut ke TPA.
“Kalau turun hujan komplek Perumahan BTN Lama akan kebanjiran,” kata dia, Senin (27/02/2023).
Hal serupa dikatakan salasatu penghuni BTN Cidayu, Edi. Menurutnya, karena yang dibersihkan hanya saluran di perkotaan saja sementara saluran di perumahannya kurang disentuh imbasnya komplek perumahan tergenang banjir.
“Banjir akan hilang setelah seminggu,” ucapnya.
Sementara itu, warga Jalan Pahlawan, Moch Zain Hasan mengatakan imbas hujan sejak pecan kemarin banjir tidak saja terjadi di komplek perumahn namun juga di komplek huniannya di Jalan Pahlawan.
imbas banjirnya di area SC selain karena lokasinya rendah, tidak adanya perbaikan gorong-gorong juga karena menjamurnya bangunan liar atau kios di bahu jalan hingga saluran air. Mereka asal mendirikan bangunan meski sudah ada larangan mendirikan bangunan. Ironinya, baligo larangan mendirikan bangunan itu hampir tak terlihat karena tertutup bangunan liar. (saprorudin)















