Pelita News | Kab. Cirebon – Warga di sejumlah desa sekitar Pabrik Gula (PG) Sindanglaut mengeluhkan meningkatnya populasi nyamuk setiap musim giling tebu. Kondisi yang sudah berlangsung bertahun-tahun ini dinilai mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pada malam hari.
Dana, warga Desa Japuralor, mengungkapkan berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi serangan nyamuk, mulai dari obat nyamuk bakar, semprot, hingga elektrik. Namun hasilnya tetap nihil.
“Sudah berbagai cara kami lakukan, mulai dari obat nyamuk bakar, semprot, hingga obat nyamuk elektrik. Tapi jumlah nyamuk tetap sangat banyak sehingga kami kesulitan tidur setiap malam,“ ujarnya, Selasa, 21 Juli 2026.
Menurut Dana, rumahnya berada di dekat saluran irigasi yang menjadi jalur aliran limbah dari kawasan pabrik. Karena itu, warga meminta Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama DPRD Kabupaten Cirebon melakukan evaluasi terhadap sistem pengelolaan limbah. Saluran tersebut melintasi Desa Japurabakti, Desa Japurakidul, Desa Japuralor, Desa Astanajapura, hingga Desa Astanamukti.
Warga menduga saluran tersebut berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Namun mereka menegaskan dugaan itu perlu dibuktikan melalui kajian dan pemeriksaan ilmiah oleh instansi berwenang.
“Kami memahami gula merupakan kebutuhan masyarakat. Namun kami juga berharap proses produksinya tidak mengorbankan kenyamanan dan kesehatan warga di sekitar pabrik. Kami hanya ingin ada solusi agar masyarakat bisa beristirahat dengan tenang pada malam hari,“ tambah Dana.
Warga berharap Pemkab Cirebon segera turun tangan melakukan evaluasi dan mencari solusi atas keluhan tersebut.
Apabila tidak ada tindak lanjut, sebagian warga menyatakan akan menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa sebagai bentuk desakan agar persoalan tersebut segera ditangani.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak manajemen PG Sindanglaut belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. @Ries















