• Advertorial
    • Kontak Kami
    Selasa, Mei 5, 2026
    Harian Pelita News
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Desa Ujunggebang Memanas: Warga Kepung Balai Desa, Tuntut Kuwu Tariman Mundur

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Juni 18, 2025
    dalam CIAYUMAJAKUNING, KABUPATEN CIREBON
    0 0
    0
    Desa Ujunggebang Memanas: Warga Kepung Balai Desa, Tuntut Kuwu Tariman Mundur
    0
    BERBAGI
    73
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Kabupaten Cirebon PN

     

    Suasana Balai Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, kembali memanas. Beberapa warga dari berbagai blok desa mendatangi kantor pemerintahan desa pada selasa 18/6/2025), dalam aksi unjuk rasa yang menuntut transparansi dan akuntabilitas Kuwu Tariman.

     

    Dengan membentangkan spanduk dan menyuarakan orasi lantang, warga mendesak agar Kuwu Tariman segera mundur dari jabatannya. Aksi ini merupakan lanjutan dari audiensi yang sempat digelar sebelumnya, namun dinilai tak menghasilkan kejelasan dari pihak pemerintah desa.

     

    “Tariman harus mundur! Ini bukan audiensi lagi, ini revolusi desa,” teriak beberapa, masyarakat yang ikut aksi demo orang yang dikenal vokal mengkritisi dugaan pungutan liar terkait dana panen warga, yang dikenal dengan sebutan “Dana Suksara”.

     

    Dana Suksara dan APBDes yang Ajaib:

    Isu Dana Suksara menjadi salah satu pemicu utama aksi. Warga menilai pemungutan sebesar 80 kilogram dari hasil panen warga tanpa dasar hukum yang jelas merupakan bentuk penyalahgunaan wewenang.

     

    “Ini bukan budaya, ini modus. Warga diperas, uangnya ke mana? Buktikan transparansi!” ujar salah satu pengunjuk rass, juga seorang ibu rumah tangga yang turut serta dalam aksi.

     

    Selain itu, penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Perubahan 2025 juga dipersoalkan. Warga mempertanyakan keabsahan proses pengesahan anggaran, mengingat surat dari kecamatan disebut baru diterbitkan pada Maret 2025, sementara pengesahan telah dilakukan pada Desember 2024.

     

    “Kalau begitu, logikanya, pemerintah desa kita bisa memutar waktu. Sekalian saja daftar jadi menteri,” sindir, tokoh pemuda desa.

     

    Kuwu Bungkam, Warga Geram,” Saat diminta klarifikasi atas berbagai dugaan, Kuwu Tariman dinilai tidak mampu memberikan jawaban tegas. Sejumlah pertanyaan warga, mulai dari pemberhentian perangkat tanpa SK, pengangkatan orang dalam, hingga pengelolaan Dana Suksara, tidak dijawab secara substansial.

     

    “Pemimpin kok gitu? Tanya ke Raksa Bumi segala! Kuwu model apa ini?” ucap salah satu warga yang disambut tawa sinis massa aksi.

     

    Laporan Masuk ke APH, Warga Kawal Proses Hukum: Warga mengaku telah menyurati Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta melaporkan dugaan pungli dan penyelewengan anggaran ke aparat penegak hukum. Mereka menuntut pengusutan tuntas serta audit menyeluruh terhadap pengelolaan keuangan desa.

     

    ketika di wawancarai kartono juga menuding bahwa ada masyarakat yang dirugikan terkait masalah pajak bumi dan bangunan atau P B B, yang nilaih nya puluhan juta itukan duit pribadi masyarakat desa ujunggeng, karena itu kami cek ke dinas pendapan daerah atau dispenda kabupaten cirebon, utu tidak di setorkan, dan hanya lima puluh persenya yamg baru di bayar,” Ujar nya.

     

     

    Ada Suara Berbeda: Di tengah gelombang protes, muncul pula suara berbeda dari sebagian warga. Salah satunya, Kemmol, yang dirinya mengaku putra desa ujunggebang dirinya menyayangkan ada nya aksi yang menurutnya bisa mengganggu pelayanan publik.

     

    “Karena menurut nya kami juga ingin ada perbaikan desa ujunggebang, tapi bukan seperti ini dan mari kita kawal proses hukum nya yang kata nya sudah dilapirkan dan berjalan. Kalau terus demo, pelayanan dan program pembangunan desa bisa terhambat,” ujarnya.

     

    Kemmol juga mengingatkan bahwa kasus ini yang kata nya sudah dilaporkan ke aparat penegak hukum dan sebaiknya diselesaikan melalui jalur yang tepat yaitu melalui jalur hukum,” Kata Kemmol,” Saat diwawancarai oleh berbagai awak media.

     

    Catatan Redaksi,” ini Aksi unjuk rasa di Desa Ujunggebang menjadi gambaran jelas bagaimana krisis kepercayaan terhadap aparatur desa dapat meledak menjadi tekanan publik yang masif. Tuntutan transparansi dan akuntabilitas bukan sekadar aspirasi, tetapi keharusan di era keterbukaan informasi saat ini.

     

    Pemerintah desa tidak dapat lagi berlindung di balik jargon kearifan lokal untuk menutupi dugaan penyimpangan. Desa adalah milik rakyat, bukan milik pribadi pejabatnya. Sukadi

    Tags: CiayumajakuningKabupaten Cirebon
    Sebelumnya

    Sering Terjadi Tabrakan Kendaraan Di Wilayah Pabrik, Pemdes Babakan Losari Minta Perusahan Tanggap

    Berikutnya

    Beri Dukungan Penuh, Indonesia Infrastructure Finance Tinjau Progres Pembangunan Jetty Polytama

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Beri Dukungan Penuh, Indonesia Infrastructure Finance Tinjau Progres Pembangunan Jetty Polytama

    Beri Dukungan Penuh, Indonesia Infrastructure Finance Tinjau Progres Pembangunan Jetty Polytama

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Kang Suharso Pimpin Konsolidasi: 35 PAC PARINDRA Kab. Cirebon Terbentuk

    Kang Suharso Pimpin Konsolidasi: 35 PAC PARINDRA Kab. Cirebon Terbentuk

    Mei 2, 2026
    Bubar dan Batal, MusDes LPJ BUMDes Dahlia Pasawahan Cacat Administrasi dan Tidak Kuorum

    Bubar dan Batal, MusDes LPJ BUMDes Dahlia Pasawahan Cacat Administrasi dan Tidak Kuorum

    April 21, 2026
    Pemdes Tenjomaya Bagikan Takjil, Warga Antusias Sambut Bulan Suci Ramadan

    Pemdes Tenjomaya Bagikan Takjil, Warga Antusias Sambut Bulan Suci Ramadan

    Maret 1, 2026
    565 Siswa SMK Muhammadiyah Lemahabang Terima SKL, Sekolah Gelar Seminar Yamaha & Layanan Gratis untuk Masyarakat

    565 Siswa SMK Muhammadiyah Lemahabang Terima SKL, Sekolah Gelar Seminar Yamaha & Layanan Gratis untuk Masyarakat

    Mei 4, 2026
    Harga Solar Non Subsidi Rp30.000/Liter: Ratusan Nelayan Indramayu Menjerit

    Harga Solar Non Subsidi Rp30.000/Liter: Ratusan Nelayan Indramayu Menjerit

    Mei 4, 2026
    Tenggelam di Sungai Blok Bong, Indramayu, Jenazah Pemancing Ditemukan Tim SAR  

    Tenggelam di Sungai Blok Bong, Indramayu, Jenazah Pemancing Ditemukan Tim SAR  

    Mei 4, 2026
    Konsolidasi Akbar: ASPECS-SABER Desak Perbaikan Jalan Mertapada–Gemulungtonggoh “Tanpa Kompromi”, Soroti Pemkab & DPRD Dapil 7 Abai

    Konsolidasi Akbar: ASPECS-SABER Desak Perbaikan Jalan Mertapada–Gemulungtonggoh “Tanpa Kompromi”, Soroti Pemkab & DPRD Dapil 7 Abai

    Mei 4, 2026
    Desak Hukuman Mati Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga, Ratusan Warga Demo di PN Indramayu

    Desak Hukuman Mati Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga, Ratusan Warga Demo di PN Indramayu

    Mei 4, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • 565 Siswa SMK Muhammadiyah Lemahabang Terima SKL, Sekolah Gelar Seminar Yamaha & Layanan Gratis untuk Masyarakat

      565 Siswa SMK Muhammadiyah Lemahabang Terima SKL, Sekolah Gelar Seminar Yamaha & Layanan Gratis untuk Masyarakat

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Lulus 100%: SMK Dwi Bhakti Ciledug Lepas 251 Siswa Teknik Pemesinan & Kendaraan Ringan

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Konsolidasi Akbar: ASPECS-SABER Desak Perbaikan Jalan Mertapada–Gemulungtonggoh “Tanpa Kompromi”, Soroti Pemkab & DPRD Dapil 7 Abai

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • 10 Siswa SMA Negeri 1 Beber Persembahkan 6 Gelar Juara FLS3N, Kado Istimewa Hardiknas & Milangkala Ke-39

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • SMAN 1 Sindang Berubah Jadi Sekolah Maung

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (12,268)
    • EKONOMI & BISNIS (309)
    • INDRAMAYU (5,225)
    • INFORMASI (554)
    • Jawa Tengah (408)
    • KABUPATEN CIREBON (5,873)
    • KESEHATAN (77)
    • KOTA CIREBON (1,037)
    • KUNINGAN (130)
    • MAJALENGKA (61)
    • NASIONAL (628)
    • OLAHRAGA (41)
    • PEMERINTAH DAERAH (711)
    • TEKNOLOGI (88)
    • Uncategorized (380)

    Berita Terbaru

    Harga Solar Non Subsidi Rp30.000/Liter: Ratusan Nelayan Indramayu Menjerit

    Harga Solar Non Subsidi Rp30.000/Liter: Ratusan Nelayan Indramayu Menjerit

    Mei 4, 2026
    Tenggelam di Sungai Blok Bong, Indramayu, Jenazah Pemancing Ditemukan Tim SAR  

    Tenggelam di Sungai Blok Bong, Indramayu, Jenazah Pemancing Ditemukan Tim SAR  

    Mei 4, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk