Pelita News | Cirebon Timur – Desa Curug Kecamatan Susukanlebak Kabupaten Cirebon, masih sangat membutuhkan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari berbagai pihak. Hal ini mengingat masih banyak warga yang membutuhkannya.
Kuwu Desa Curug, Rusdi mengatakan, program rutilahu sangat dinantikan warga yang kurang mampu, agar memiliki rumah yang layak. Namun, hingga berganti tahun, belum juga ada realiasi. Di akuinya jika pada tahun lalu pihaknya sudah mengajukan 31 rumah ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, akan tetapi sampai awal tahun ini belum ada, kabar kelanjutannya.
“Beberapa kali pihak desa sudah mengajukan ke dinas terkait baik kabupaten hingga pusat, tetapi belum juga ada yang di realisasi. Padahal, masih banyak warga kami yang membutuhkan perbaikan rumah, agar layak huni. Bahkan untuk mempercepat rumah layak huni, pihak desa menganggarkan dari dana desa tahun 2024 ini untuk enam unit rumah,“ ujarnya usai mengikuti Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Kecamatan Susukanlebak.
Masih dikatakan Rusdi, program rutilahu hanya anggaran stimulan, sehingga masih memerlukan peran serta dari pemilik rumah, agar cepat selesai dan hasil yang memadai. Untuk program rutilahu dari desa, pihaknya konsisten menganggarkan di setiap tahun. Tak lain bertujuan agar seluruh rumah di desanya menjadi layak huni.
“Kami berharap dari dinas terkait dapat segera merealisasikan pengajuan rutilahu dan bagi warga masyarakat diharapkan juga untuk dapat bersabar bergiliran. Jadi, jika mengandalkan dari desa saja tentunya membutuhkan waktu lama. Maka, perlu segera mungkin realisasi pengajuan dari desa ke dinas terkait,“ terangnya
Sementara kegiatan Monev dari kecamatan yang berlangsung di desa setempat bertujuan untuk mengetahui penerimaan dan alokasi anggaran desa yang telah direalisasikan. @Ries















