
Pelita News | Cirebon Timur – Lima tahun lamanya, Ruas Jalan Kabupaten Cirebon tepatnya Jalan Halimpu (Beber) – Wangkelang (Lemahabang) yang berada di Desa Durajaya – Desa Nanggela Kecamatan Greged tak kunjung mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Cirebon. Bahkan kondisi kerusakan jalan tersebut kini sudah bak lokasi tempat angon (bermain) bebek. Jalan Durajaya – Nanggela sendiri merupakan akses vital masyarakat Kecamatan Greged yang menghubungkan dengan wilayah Kecamatan Beber di bagian selatan timur Kabupaten Cirebon.
Ketua Aliansi Peduli Cirebon Selatan (ASPECS), Ipul mengecam keras atas lambannya pemerintah daerah dalam menangani persoalan jalan rusak yang tersebar luas hampir di seluruh wilayah timur Kabupaten Cirebon. Menurutnya, faktor ketidak seriusan Pemerintah Kabupaten Cirebon sendiri sebagai penyebab dan pemicu terjadinya gerakan Aksi Warga Cirebon Timur Menggugat Jalan Rusak yang belakangan juga ramai di jagat sosial media dan berita – berita lokal maupun TV nasional.
“Akses jalan ini menghubungkan Kecamatan Beber – Kecamatan Greged – Kecamatan Astanajapura dan Kecamatan Lemahabang. Bahkan sejak Imron Rosyadi jadi Bupati Cirebon tidak ada perbaikan ataupun pemeliharaan sama sekali pada Ruas Jalan Halimpu – Wangkelang ini. Sejauh ini kami sudah cukup bersabar dan kami akan siap melakukan Aksi lanjutan seperti yang sudah di lakukan saudara – saudara kami di wilayah Cirebon Timur,“ geramnya.
Ipul kembali menegaskan, jalan dari Desa Durajaya ke Desa Jatipancur di akuinya ada beberapa yang sudah di rabat beton dan di hotmix. Namun kualitas hotmixnya hanya bertahan 2 bulan saja, setelah sering turun hujan jalan tersebut kembali berlubang. Untuk itu ASPECS akan mengugat Ruas Jalan Halimpu – Wangkelang yang tidak dimasukan ke Banggar tahun 2025, jika hanya mengandalkan dana POKIR sampe kiamat pun persoalan jalan dirasa tidak akan pernah tuntas.
“ASPECS akan berjuang bersama saudara – saudara KPCT (Komite Perjuangan Cirebon Timur) untuk terus melakukan penekanan terhadap kebijakan pemerintah daerah yang dirasa sudah dzalim dan tidak becus dalam menangani persoalan jalan rusak yang sudah semakin semrawut dan burak rantak,“ kecamnya. @Ries















