Pelita News, Indramayu – Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) didampingi Bupati Indramayu Nina Agustina meninjau sarana dan prasarana, serta infrastruktur dan transportasi yang ada di Kota Mangga. Peninjauan itu dilakukan saat kunjungan kerja (kunker spesifik) di Indramayu Provinsi Jawa Barat, Senin (12/6/2023).
Kunker spesifik yang diketuai Roberth Rouw dan beranggotakan 12 orang sala satunya Anggota Fraksi PKB DPR RI Dapil Jabar VIII, Dedi Wahidi ini diawali dengan mengunjungi pembangunan dan pembenahan irigasi saluran Cipelang di Desa Rancajawat, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, kemudian dilanjutkan ke pantai Lombang di Kecamatan Juntinyuat dan pantai Karangsong di Kecamatan Indramayu dan lainnya.
Di dua pantai itu telah diusulkan untuk pembangunan pemecah ombak (breakwater) sepanjang 2 kilometer yang akan ditempatkan di bibir pantai.
Bupati Nina berharap, pembangunan breakwater di bibir pantai tersebut agar segera direalisasikan sehingga dapat meminimalisir terjadinya potensi gelombang tinggi yang akan menerpa wilayah pesisir pantai.
“Saya berharap agar segera cepat direalisasikan, tinggi gelombang di pantai Lombang dan Karangsong terlihat cukup tinggi dibandingkan dengan 2 tahun lalu,” ucapnya.
Menurutnya, pengelolaan wilayah pesisir pantai tidak hanya sampai pada pemasangan breakwater, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu saat ini tengah mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) mengenai pengelolaan pariwisata di Kabupaten indramayu sehingga potensi sektor wisata yang ada di Kota Mangga Indramayu dapat dimaksimalkan.
“Bagaimanapun pemerintah daerah akan terus mendukung pariwisata di Indramayu, bahkan saat ini kami sedang mengusulkan Perda tentang pengelolaan pariwisata,” jelasnya.
Bupati Nina juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat menjaga lingkungan sekitar agar tercipta lingkungan yang sehat dan indah, sehingga meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Indramayu.
“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama dapat menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” imbaunya. (saprorudin)















