Pelita News | Cirebon Timur,- Aktifitas dua alat berat di lahan aset milik Pemerintah Desa Susukanagung, Kecamatan Susukanlebak banyak dipertanyakan. Informasi yang beredar lahan tersebut konon akan dibangun pasar desa oleh pihak investor atau pihak ketiga, bahkan informasi lainnya menyebutkan terdapat lahan pribadi yang juga berada di dekat lahan aset desa turut dilakukan pemerataan lahan guna pembangunan sekolah swasta.
Kasi Trantib Kecamatan Susukanlebak, Ghoni Hudaya, SH mengakui ketidak tahuannya atas adanya kegiatan pemerataan lahan yang dikerjakan dua alat berat di aset Pemdes Susukanagung. Menurutnya, baik dari pihak Pemdes Susukanagung maupun dari pihak pengelola sendiri hingga saat ini tidak ada koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Susukanlebak.
“Sampai saat ini kami tidak mengetahui terkait kegiatan tersebut, baik dari pemdes maupun pengelolanya juga belum ada yang datang atau koordinasi dengan kami. Jadi kami tidak mengetahui secara pasti untuk pembangunan apa kegiatan itu,“ ujarnya.
Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Susukanlebak, Abdul Rosid meminta agar terhadap seluruh pihak yang berkepentingan dalam rencana pembangunan di wilayah Kecamatan Susukanlebak untuk dapat saling menjaga kondusifitas dengan mengedepankan komunikasi dan koordinasi satu sama lain.
“Ya infonya belum jelas untuk kegiatan pembangunan apa, karena dari pihak kecamatan sendiri kan belum mendapat tembusan dari pemdes maupun pihak investornya. Kami harap semua progres perencanaannya pun ditempuh secara prosedur, dan kami kira semuanya sudah memahami aturan yang ada,“ pungkasnya.
Sementara itu, Ketua AMX Indonesia Kecamatan Susukanlebak, Darmawan turut menyayangkan jika pada proses tahapan rencana pembangunan yang sudah menurunkan dua alat berat tersebut belum melakukan komunikasi dan koordinasi dari tingkat desa ke tingkat pemerintah kecamatan. Apalagi rencana sebuah pembangunannya berada di atas lahan aset pemerintah desa, ini perlu perhatian khusus semua pihak terkait.
“Komunikasi itu sangat penting, semoga setelah ini ada langkah baik dari pihak – pihak yang berkepentingan,“ tuturnya. @Ries















