
Kabupaten Cirebon Pelita News
Bertempat di Aula Gedung Badan Pertemuan Umum (BPU) Bagas Raya Cirebon yang beralamat di jalan Kapuk Raya Desa Kedungjaya Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon, sebanyak tujuh serikat pekerja yang tergabung dalam aliansi Buruh Cirebon mendukung dan siap memenangkan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2024 untuk pasangan calon H.Imron dan H.Agus Kurniawan Budiman (Jigus) sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Cirebon serta Jeje Wiradinata dan Ronal Surapraja sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Minggu 20/10.

Menurut Amal Subkhan Koordinator Umum Aliansi Buruh Cirebon memaparkan, pemberian dukungan kepada Calon Bupati dan Wakil Bupati Cirebon serta Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di hadiri dan disaksikan oleh ribuan buruh Cirebon, merupakan satu langkah menuju sebuah harapan untuk keberpihakan pemerintah daerah kepada buruh khususnya buruh yang ada di Cirebon agar kedepannya ada kepastian hukum yang berpihak secara adil kepada ketenagakerjaan dan buruh di Cirebon.
“ini langkah kami, bagaimana pemerintah nantinya berpihak kepada kami selaku butuh, dan ini langkah tepat, karena Pak Imron selalu berkesinambungan baik antara Industrial, dan pekerja,”paparnya.

Tak hanya itu hubungan antara Industrial dengan pemerintah khususnya pemerintah Kabupaten Cirebon diera kepemimpinan H.Imron sebagai Bupati Cirebon saat itu telah terjalin suatu hubungan yang harmonis, dan tak hanya itu serikat pekerja yang tergabung di Aliansi Buruh Cirebon juga sudah mengetahui sepak terjang H.Imron sebagai Bupati Cirebon saat itu, sehingga dengan memberikan dukungan dan siap memenangkan H.Imron dan H.Agus Kurniawan Budiman sebagai Bupati dan Wakil Bupati Cirebon dan Jeje Wiradinata dan Ronal Surapraja sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, menurutnya merupakan langkah yang tepat untuk membenahi kekurangan yang ada pada sistem ketenagakerjaan di Kabupaten Cirebon.
“karena butuh kesinambungan antara pemimpin di Kabupaten Cirebon, karena rekam jejak mereka baik, Pak Imron saat memimpin Kabupaten Cirebon hubungan industrial cukup baik dan memang perlu harus ditingkatkan kembali, dan tak salah ketika kami dukung Pak Imron untuk menang Pilkada Kabupaten Cirebon 2024,”katanya.
Tak tanggung-tanggung tujuh serikat pekerja dengan ribuan anggotanya datang dan menyaksikan secara langsung pada momentum pemberian dukungan kemenangan untuk Imron dan H.Agus Kurniawan Budiman sebagai Bupati dan Wakil Bupati Cirebon dan Jeje Wiradinata dan Ronal Surapraja sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, sehingga kedepannya hubungan industrial yang telah terjalin baik bisa terus dilanjutkan agar kedepan investasi dan pengusaha bisa lebih nyaman dalam menjalankan usahanya di Kabupaten Cirebon.
“1.200 an anggota kami dari serikat pekerja baik yang berfederasi mau non federasi menyaksikan langsung kegiatan itu, dan ketika Pak Imron terpilih kembali, hubungan industrial yang baik, ramah investasi, nyaman pengusahanya, dan nyaman pekerjanya bisa dilanjutkan,”ungkap Amal Subkhan.
Dengan tegas Amal Subkhan Koordinator Umum Aliansi Buruh Cirebon mengucapkan bahwa dukungan untuk memenangkan Imron dan H.Agus Kurniawan Budiman sebagai Bupati dan Wakil Bupati Cirebon dan Jeje Wiradinata dan Ronal Surapraja sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tidak kontrak politik apapun, namun terdapat satu hal yang Ia titipkan kepada H.Imron dan H.Agus Kurniawan Budiman untuk kemaslahatan Buruh di Kabupaten Cirebon agar mengesahkan revisi Perda Ketenagakerjaan yang sempat mandeg (tertunda.red).
“Aliansi Buruh Cirebon dengan Pak Imron bersepakat untuk mengesahkan revisi Perda Ketenagakerjaan yang kemarin yang tertunda dan tidak ada kontrak politik, cuma ada pemahaman dan kesepahaman masalah hubungan industrial di Kabupaten Cirebon, baik terkait perda ketenagakerjaan, hal dan isu-isu ketenagakerjaan, pungli rekrutmen ketenagakerjaan, itu akan ditertibkan ketika Pak Imron terpilih kembali,”tegasnya.
Amal Subkhan berharap ketika kedua Pasangan Calon pemimpin yang didukungnya terpilih sebagai kepala daerah bisa mendengar dan berpihak kepada buruh atau pekerja, tak hanya itu Ia juga harapkan adanya regulasi maupun edaran Bupati dan Gubernur yang berpihak kepada buruh.
“adanya keberpihakan regulasi baik terkait perda maupun edaran Bupati dan edaran Gubernur yang berpihak kepada buruh,”harapnya.(Sur)















