Pelita News I Indramayu – Menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka, Kabupaten Indramayu, periode 2027–2031 pada Desember 2026 mendatang, bakal calon (Balon) Ketua bermunculann, sala satunya Teguh Adikoesumah Putra. Hal itu diketahui saat pengambilan formular pendaftaran di Kwarcab setempat, Selasa (3/11/2026).
Ketua Panitia Muscab Gerakan Pramuka Kabupaten Indramayu, Ranadi, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa tahapan pemilihan Ketua Kwarcab periode 2027–2031 telah dimulai. Pelaksanaan Muscab sekaligus pemilihan ketua dijadwalkan pada 30 Desember 2026.
Ranadi menyampaikan, hingga hari ketiga tahapan pengambilan formulir, sudah terdapat tiga Balon yang mengambil formulir pendaftaran, yakni Sukasa Ahmad, Hamidah, dan Teguh Adikoesumah Putra atau Teguh Kaina.
Adapun tahapan penjaringan dan pendaftaran bakal calon berlangsung pada 2–14 November 2026. Dilanjutkan verifikasi berkas pada 15–20 November, penetapan calon pada 20 November, dan pengumuman calon pada 21 November 2026.
Selanjutnya, para calon ketua, diberikan kesempatan melakukan sosialisasi di berbagai Kwartir Ranting (Kwarran) tingkat kecamatan dan Gugus Depan (Gudep) tingkat sekolah, pada 22 November hingga 20 Desember 2026, kemudian memasuki masa tenang pada 21–29 Desember sebelum pelaksanaan Muscab pada 30 Desember 2026.
Ranadi menegaskan, setiap balon harus memenuhi persyaratan organisasi, termasuk memperoleh dukungan minimal 30 persen dari jumlah Kwartir Ranting. Dengan jumlah 31 Kwarran di Kabupaten Indramayu, setiap bakal calon sekurang-kurangnya harus mengantongi dukungan dari 11 Kwarran.
Ia juga berharap seluruh tahapan pencalonan berlangsung tertib, demokratis, dan menjunjung tinggi kebersamaan. Siapa pun yang nantinya terpilih diharapkan mendapat dukungan seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka Indramayu.
“Siapa pun yang nantinya terpilih menjadi Ketua Kwarcab, kita harus saling mendukung. Jangan sampai proses pemilihan justru menimbulkan perpecahan atau saling menjatuhkan. Prinsip Gerakan Pramuka adalah riang gembira,” pesan Ranadi.
Melalui Muscab tersebut, diharapkan lahir kepemimpinan yang mampu membawa Gerakan Pramuka Kabupaten Indramayu semakin maju, solid, mandiri, dan berdaya guna dalam membentuk karakter serta menyiapkan generasi muda yang berkualitas.
Sementara itu, Teguh Kaina, menyatakan kesiapannya maju sebagai Balon Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Indramayu periode 2027–2031. Kesediaan tersebut merupakan respons atas dorongan sejumlah senior Pramuka dan beberapa Kwarran yang menginginkan adanya sosok pemimpin untuk membawa perubahan dan kemajuan organisasi kepramukaan di Kabupaten Indramayu.
Keseriusan Teguh ditunjukkan dengan mengambil formulir pendaftaran balon Ketua Kwarcab Indramayu. Ia berharap momentum Muscab kali ini, menjadi kesempatan bersama untuk membangun Gerakan Pramuka yang lebih maju, solid, mandiri, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
“Atas dorongan para senior yang memiliki kecintaan besar terhadap Pramuka dan beberapa Kwartir Ranting, saya menyambut baik dan bersedia menjadi sala satu Balon Ketua Kwarcab Indramayu. Menurut saya, Pramuka adalah milik bersama, sehingga tidak boleh hanya berpijak pada kepentingan kelompok atau golongan tertentu,” ujar Teguh.
Ia mengungkapkan, dunia kepramukaan bukanlah hal baru dalam perjalanan hidupnya. Sejak usia sekolah, dirinya sudah aktif mengikuti berbagai kegiatan Pramuka sejak tingkatan Siaga, Penggalang, Penegak hingga Pandega.
Bahkan, Pramuka memiliki ikatan emosional yang kuat dalam perjalanan hidup dan keluarganya. Orang tuanya, dahulu juga pernah aktif di lingkungan Kwartir Cabang Indramayu dan terakhir menjabat sebagai Sekretaris Kwarcab Indramayu sebelum melanjutkan pengabdian di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kwartir Daerah Jawa Barat.
“Jadi, bagi saya Pramuka ini seperti menghidupkan kembali semangat pengabdian orang tua. Saya ingin meneruskan jejak beliau dalam dunia kepramukaan. Bahkan, pasangan hidup saya pun saya temukan melalui Pramuka,” ungkapnya.
Terkait visi dan rencana pembenahan apabila mendapat amanah memimpin Kwarcab Indramayu, Teguh menilai perlu adanya pembaruan dalam pola kegiatan maupun pengelolaan organisasi kepramukaan agar lebih relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
Menurutnya, kegiatan Pramuka tidak boleh hanya berjalan secara rutin tanpa inovasi. Diperlukan kreativitas dan terobosan agar kepramukaan semakin menarik, aktual, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat.
“Masih banyak hal yang perlu kita benahi. Kita tidak ingin kegiatan Pramuka hanya berjalan begitu-begitu saja. Perlu ada modifikasi, inovasi, dan aktualisasi kegiatan agar sesuai dengan kondisi serta perkembangan zaman saat ini,” jelasnya.
Selain pembaruan program, Teguh juga menekankan pentingnya membangun kemandirian organisasi. Ia berharap Gerakan Pramuka Indramayu tidak selalu bergantung pada dukungan instansi maupun pemerintah, tetapi mampu mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang dimiliki. @safaro














