Pelita News I Indramayu – Jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu melakukan safari ke sejumlah cabang olahraga (cabor). Kali ini, tiga cabor yang dikunjungi yakni Dayung, Sabtu, 19 November, Taekwondo dan Tarung Derajat, Minggu (20/9/2026). Saat ada kunjungan itu, pengurus cabor dimaksud mengaku optimis bisa membidik medali untuk kontingen Indramayu.
Kunjungan tersebut untuk memastikan kesiapan atlet, pelatih, serta sarana latihan. Ketua KONI Indramayu, H. Yogi Kurniawan didampingi Sekum, H. Maman Kostaman dan jajaran meninjau langsung proses latihan dan berdialog dengan pengurus cabor.
Di cabor Dayung, atlet yang berlatih di wilayah Waduk Bojongsari Indramayu menunjukkan progres yang baik. Pelatih menyebut kekuatan fisik dan teknik terus dimatangkan untuk bersaing di kelas-kelas unggulan.
Ketua Umum Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Indramayu, H. Maman Kostaman, melalui Pelatih Cabor Dayung Deddy Saharoni, mengatakan menghadapi Porprov XV Jabar 2026, pihaknya akan menurunkan 12 atlet dan tiga orang ofisial. Para atlet dipersiapkan untuk turun di sejumlah nomor pertandingan, baik kategori putra maupun putri.
”Rencananya kita mengirimkan 12 atlet dan tiga ofisial. Dari 12 atlet tersebut, mereka bisa turun di beberapa nomor, di antaranya single scull, double scull, quadruple scull, hingga nomor delapan plus,” ujar Deddy.
Menurut Deddy, kontingen dayung Indramayu direncanakan berangkat sekitar lima hari sebelum pertandingan. Langkah tersebut dilakukan agar para atlet memiliki waktu untuk beradaptasi dengan arena pertandingan dan kondisi cuaca.
“Alhamdulillah latihan berjalan lancar. Saat ini kita sudah masuk tahap persiapan prakompetisi, sehingga intensitas latihan semakin meningkat. Secara keseluruhan kondisi fisik atlet sudah berada di sekitar 80 persen dan kami menilai mereka sudah siap untuk bertanding,” jelasnya.
Deddy menyebutkan, pada babak kualifikasi (BK) sebelumnya, tim dayung Indramayu berhasil meraih satu medali perak. Hasil tersebut diharapkan dapat ditingkatkan pada ajang Porprov mendatang.
”Target kita realistis. Pada BK kualifikasi kemarin kita mendapatkan satu medali perak. Mudah-mudahan di Porprov nanti bisa meningkat dari perak menjadi emas. Minimal kita bisa mempertahankan prestasi tersebut,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pengcab Taekwondo Kabupaten Indramayu, Trihaji Miftahul Firdauz, mengatakan persiapan para atlet sejauh ini berjalan sesuai rencana. Pihaknya mengirimkan 10 atlet, kontingen Taekwondo Indramayu juga akan diperkuat dua pelatih dan satu official.
“Alhamdulillah, persiapan kami sudah berjalan. Tentunya kami sangat mengapresiasi dukungan dan safari cabor dari Ketua KONI Kabupaten Indramayu, Bapak H. Yogi Kurniawan, S.T. Kami berharap persiapan ini berjalan sesuai target, baik di kategori kyorugi maupun poomsae,” ujar Trihaji di sela-sela safari cabor plus pembukaan ujian kenaikan tingkat (UKT) di GOR Dharma Ayu.
Ia menjelaskan, pada babak kualifikasi sebelumnya, Taekwondo Indramayu berhasil meraih dua medali perak dan tiga medali perunggu. Capaian tersebut menjadi motivasi bagi para atlet untuk meningkatkan prestasi pada Porprov Jabar 2026.
“Untuk target Porprov, kami berharap hasilnya meningkat dari babak kualifikasi kemarin. Saat itu kami mendapatkan dua perak dan tiga perunggu. Mudah-mudahan di Porprov nanti bisa meningkat dan membawa nama baik Kabupaten Indramayu,” katanya.
Menurut Trihaji, persiapan atlet saat ini telah mencapai sekitar 90 persen. Tahapan berikutnya difokuskan pada pematangan teknik, strategi, serta menjaga kondisi fisik atlet agar tetap optimal menjelang pertandingan.
Selain persiapan menghadapi Porprov, Pengcab Taekwondo Indramayu juga terus menjalankan pembinaan atlet usia dini. Salah satunya melalui UKT sabuk yang diikuti sekitar 480 peserta dari berbagai dojang di Kabupaten Indramayu.
“Seluruh peserta UKT merupakan binaan Taekwondo Kabupaten Indramayu. Jumlahnya hampir 480 peserta. Ini merupakan bagian dari proses pembinaan dan kenaikan tingkat sabuk bagi para atlet,” jelas Trihaji.
Hal serupa disampaikan Ketua Harian Pengcab Keluarga Olahraga Tarung Derajat (KODRAT) Kabupaten Indramayu, Karyono. Menurutnya, Cabor beladiri asli Jawa Barat ini juga siap tempur dan membidik medali emas.
“Kami optimis atlet bisa memberikan yang terbaik. Safari ini jadi motivasi bagi kami agar lebih semangat berlatih,” ujarnya di Sekretariat Pengcab KODRAT, di GOR Singalodra, Sindang.
Pada Porprov 2026, pihaknya menyiapkan lima atlet, terdiri dari tiga atlet putra dan dua atlet putri. Kelima atlet tersebut akan turun di lima kelas pertandingan.
“Untuk Porprov nanti kami menyiapkan lima atlet, terdiri dari dua atlet perempuan dan tiga atlet putra. Dari lima atlet yang akan turun pada laga Porprov Jabar 2026, secara organisasi kami menargetkan bisa meraih satu medali emas,” ujar Karyono.
Target tersebut, lanjut Karyono, merupakan upaya peningkatkan capaian yang diraih atlet KODRAT Indramayu pada BK. Pada BK sebelumnya, atlet Tarung Derajat Indramayu berhasil meraih medali perak.
“Target satu medali emas ini berdasarkan hasil pada BK, saat itu, kami mendapatkan medali perak. Saat BK, fokus kami memang bagaimana atlet bisa lolos dan mendapatkan tiket untuk tampil di Porprov. Setelah lolos, sekarang kami berusaha meningkatkan prestasi dan menargetkan emas,” katanya.
Untuk mengejar target, para atlet terus menjalani latihan secara rutin. Karyono menyebut, menjelang pelaksanaan Porprov, intensitas latihan dilakukan sebanyak empat kali dalam sepekan. @safaro
















