
Kabupaten Cirebon Pelita News

Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa (FSPS) gelar Konsolidasi pengurus dan anggota SPA FSPS PT. Findora Internusa, kegiatan tersebut diselenggarakan di aula Desa Kebonturi Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon Minggu 30/08. Sebanyak seratusan anggota SPA FSPS PT findora Internusa hadir bahkan H.Abdul Kodir anggota komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Kuwu Kebonturi, perwakilan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cirebon pun turut hadir saat itu.

Dasuki Ketua SPA FSPS PT findora Internusa mengaku masih banyak kekurangan pengetahuan terkait sistem dan pengoperasian layanan yang ada di BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, sehingga melalui kegiatan konsolidasi saat itu, dirinya meminta kepada perwakilan BPJS yang hadir untuk mensosialisasikan kembali kepada seluruh pengurusnya yg hadir.
“kami akui masih banyak kendala di PT findora, terkait pengoperasian layanan yang ada pada sistem BPJS, kasus ada yang lupa, bahkan tidak bisa mengoperasikan layanan yang disediakan oleh BPJS kesehatan maupun ketenagakerjaan karena faktor usia,”ungkapnya.

Ariyanto Sekretaris FSPS DPC Kabupaten Cirebon menekankan pentingnya kegiatan konsolidasi ditubuh serikat pekerja, sehingga melalui konsolidasi wawasan dan informasi terkait regulasi pekerja bisa didapat sebagai pengetahuan dalam berserikat.
“konsolidasi sangat penting, karena sering terjadinya perubahan regulasi, sehingga mengetahui informasi yang terupdate bisa kita dapatkan melalui kesempatan ini,”paparnya.

Amal Subkhan Ketua DPC Kabupaten Cirebon FSPS menjelaskan, perlunya konsolidasi yang rutin dilakukan merupakan hal yang penting untuk serikat pekerja, pasalnya perlunya wawasan serta informasi luas serta koordinasi yang aktif antara pengurus dan anggota menjadi hal utama yang perlu dilakukan.

Lebih lanjut Ia sampaikan kepada seluruh peserta yang hadir dalam konsolidasi saat itu bahwa untuk di Kabupaten Cirebon secara tegas Amal Subkhan ucapkan maraknya pelanggaran norma yang dilakukan oknum perusahaan terutama terhadap upah dan kesehatan kerja, sehingga sosialisasi tentang kesehatan dan ketenagakerjaan perlu kita paparkan kepada seluruh anggota dan pengurus FSPS di Kabupaten Cirebon.
“kenapa kita harus panggil BPJS kesehatan dan ketanagakerjaan karena Kabupaten Cirebon rentan perlindungan, sehingga kita harus tahu tentang hal tersebut. Masih banyak oknum perusahaan yang membayar di bawah UMK,”jelasnya.

Amal Subkhan secara tegas akan membuka lebar pintu aduan untuk semua pekerja baik yang diluar serikat maupun yang berserikat, bahkan Ia juga menekankan kepada seluruh pengurus dan anggotanya untuk setiap hari belanja masalah.
“kita tidak hanya memperjuangkan anggota, tapi kehadiran serikat pekerja memperjuangkan seluruh pekerja baik didalam Serikat dan diluar serikat. Kalau kita memperjuangkan anggota itu merupakan kewajiban, sehingga bukan dikatakan perjuangan, tapi ketika perjuangkan hak pekerja yang bukan bagian dari kita itu baru namanya perjuangan,”paparnya.

Tak hanya itu, Amal Subkhan dengan lantang juga mengapresiasi langkah dan upaya PT Findora Internusa yang telah mengindahkan regulasi ketenagakerjaan,
“hanya di Findora, karyawan borongan diangkat menjadi pekerja tetap,”bebernya.
Tak sampai disitu, Amal Subkhan berulangkali mengimbau anggotanya agar tidak apatis dalam berserikat.
“jangan apatis ketika berserikat,”kayanya.

Diakhir penyampaiannya, Amal Subkhan mengucapkan untuk semangat dalam bekerja dan berhati-hati dalam menjalankan tugasnya, bahkan Ia juga menekankan untuk berhati-hati dalam berkomunikasi.
“kepastian kerja sangat penting. Hati-hati banyak penyakit akibat bekerja, jaga kesehatan dan dalam berkomunikasi juga harus dijaga,”pungkasnya.
Sementara itu Abdul Kodir anggota DPRD Kabupaten Cirebon komisi IV turut mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan SPA FSPS PT Findora Internusa yang dilakukan secara kompak dan tetap terus menggali informasi yang berkaitan dengan pekerja.
“kami sangat mengapresiasi langkah FSPS, dengan adanya konsolidasi menambah wawasan anggota dan pengurus serta terus kompak dalam berserikat,”katanya.
Pihaknya sebagai komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon dan mitra ketenagakerjaan, siap Bersinergi dan selalu mendengarkan aspirasi yang masuk serta memperjuangkannya.
“kami siap memfasilitasi pekerja yang membutuhkan penjembatannya, dan pastinya kami akan selalu bersinergi,”ungkapnya.@sur















