IKLAN
    • Advertorial
    • Kontak Kami
    Sabtu, Oktober 3, 2026
    Harian Pelita News
    IKLAN
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda INFORMASI

    Cak Imin Bongkar Awal Mula Kenal Pesantren Bina Insan Mulia dari Instagram, Kini Jadi Model Pendidikan Santri Bertaraf Internasional

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Juni 29, 2026
    dalam INFORMASI, KABUPATEN CIREBON, NASIONAL, TEKNOLOGI
    0 0
    0
    Cak Imin Bongkar Awal Mula Kenal Pesantren Bina Insan Mulia dari Instagram, Kini Jadi Model Pendidikan Santri Bertaraf Internasional
    0
    BERBAGI
    50
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Pelita News | Cirebonkab – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat sekaligus Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, mengungkap kisah yang tak banyak diketahui publik saat menghadiri wisuda Pesantren Bina Insan Mulia (BIMA), Cirebon, Minggu (28/6/2026).

    Ia mengaku pertama kali mengenal pesantren tersebut bukan melalui rekomendasi resmi, melainkan dari unggahan di media sosial Instagram.Pengakuan itu menjadi pembuka apresiasi Cak Imin terhadap perkembangan Pesantren BIMA yang dinilainya berhasil menghadirkan model pendidikan modern tanpa meninggalkan karakter kepesantrenan.

    Bahkan, menurutnya, sistem yang diterapkan BIMA layak menjadi contoh dalam mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan Indonesia Emas 2045.”Saya melihat ada pesantren yang unik, bangunannya bagus, suasananya luar biasa.

    Saya kemudian bertanya kepada Kiai Said Aqil Siradj dan beliau mengatakan memang pesantren ini luar biasa. Setelah beberapa kali sowan, saya semakin yakin BIMA memiliki visi, tahapan, dan model pendidikan yang sangat jelas,” ujar Cak Imin di hadapan ratusan wisudawan.

    Menurutnya, keberhasilan alumni BIMA menembus berbagai perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri bukanlah hasil yang datang secara instan. Ia menilai capaian tersebut merupakan buah dari konsep pendidikan yang telah dirancang secara matang sejak awal.Cak Imin bahkan mengaku pernah berdiskusi langsung dengan Pengasuh Ponpes BIMA, KH Imam Jazuli, mengenai penyusunan kurikulum pesantren yang efektif dan relevan dengan kebutuhan zaman.

    “Saya pernah bertanya apakah pengalaman belajar puluhan tahun di Lirboyo bisa dipadatkan menjadi beberapa tahun. Beliau menjawab sangat bisa. Karena itu kurikulum yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan dan tantangan zaman,” katanya.

    Dalam kesempatan itu, Cak Imin juga menitipkan pesan kepada para wisudawan agar tidak hanya mengandalkan kecerdasan akademik. Menurutnya, generasi santri masa depan harus memiliki tiga modal utama, yakni kompetensi, integritas, dan sikap taat terhadap ilmu pengetahuan.

    “Santri harus memenuhi tiga syarat. Pertama memiliki skill dan kemampuan, kedua memiliki integritas, dan ketiga taat asas terhadap ilmu pengetahuan,” tegasnya.Ia mengingatkan, bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia beberapa tahun mendatang harus dimanfaatkan oleh generasi muda, termasuk lulusan pesantren.

    “Kalau sekarang kalian lulus, berarti tahun 2030 kalian sudah mulai memegang kendali. Muhaimin Iskandar boleh gagal, tetapi lulusan BIMA tahun 2030 tidak boleh gagal. Modal kalian sangat besar, dan bonus demografi itu mutlak ada di tangan kalian,” ujarnya.

    Target 2.000 Sarjana DipercepatSementara itu, Pengasuh Ponpes BIMA KH Imam Jazuli mengungkapkan perkembangan prestasi santri membuat target besar pesantren berpotensi tercapai lebih cepat dari jadwal.Semula, BIMA menargetkan melahirkan 1.000 sarjana di kampus internasional dan 1.000 sarjana di perguruan tinggi negeri dalam negeri pada 2028. Namun, melihat tren penerimaan mahasiswa saat ini, target tersebut diperkirakan sudah bisa diwujudkan pada 2027.

    “Tahun ini saja ada 175 santri yang melanjutkan studi ke Rusia, Tiongkok, Tunisia, dan sejumlah negara Timur Tengah. Selain itu, 99 santri diterima di berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia, mayoritas mengambil program studi umum,” kata Imam Jazuli.

    Ia menegaskan paradigma pendidikan pesantren juga terus berubah. Santri yang belajar ke Timur Tengah, misalnya, tidak lagi didominasi bidang keagamaan.”Dari 13 santri yang berangkat ke Tunisia, hanya dua orang yang mengambil bidang agama. Selebihnya memilih program studi umum,” ujarnya.

    Tak hanya itu, sejumlah santri juga memilih jurusan strategis seperti pertambangan hingga teknologi persenjataan di Rusia. Menurut Imam Jazuli, pilihan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan Indonesia dalam menyiapkan sumber daya manusia di sektor-sektor vital.

    “Bukan hanya mencetak santri yang saleh, tetapi juga santri yang memiliki keahlian dan mampu memberikan manfaat nyata bagi bangsa. Itu visi yang ingin kami bangun dan kami dorong agar menjadi gerakan pesantren secara nasional,” pungkasnya.@Bams

    Tags: binainsanmuliaCiayumajakuningInformasiKabupaten CirebonNasionalPendidikan
    Sebelumnya

    Ingin Nengok Cucu, Nenek di Indramayu Ditemukan Meninggal di Irigasi

    Berikutnya

    Jaga produksi dan Kepatuhan Regulasi, Direktorat Pembinaan Usaha Migas Kementerian ESDM Tinjau Kilang Pertamina Balongan

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Jaga produksi dan Kepatuhan Regulasi, Direktorat Pembinaan Usaha Migas Kementerian ESDM Tinjau Kilang Pertamina Balongan

    Jaga produksi dan Kepatuhan Regulasi, Direktorat Pembinaan Usaha Migas Kementerian ESDM Tinjau Kilang Pertamina Balongan

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Tongkat Komando Danrem 063/SGJ Berganti, Kolonel Galih Bramantyo Resmi Pimpin Wilayah Cirebon Raya

    Tongkat Komando Danrem 063/SGJ Berganti, Kolonel Galih Bramantyo Resmi Pimpin Wilayah Cirebon Raya

    September 26, 2026
    Dapat Bantuan Revitalisasi Rp 560 Juta, TK Harapan Bangsa Desa Kaligawe Mulai Dibangun

    Dapat Bantuan Revitalisasi Rp 560 Juta, TK Harapan Bangsa Desa Kaligawe Mulai Dibangun

    September 16, 2026
    M. Anwar Asmali Ajukan Audiensi ke Bupati Cirebon Soal LHP Inspektorat Dana PADes Mertapada Wetan 2025

    M. Anwar Asmali Ajukan Audiensi ke Bupati Cirebon Soal LHP Inspektorat Dana PADes Mertapada Wetan 2025

    September 30, 2026
    Sedong Tourism Always Moncorong Festival 2026 Siap Digelar, Dorong Wisata Alam, Budaya dan Ekonomi Kreatif Desa

    Sedong Tourism Always Moncorong Festival 2026 Siap Digelar, Dorong Wisata Alam, Budaya dan Ekonomi Kreatif Desa

    September 2, 2026
    Rumah Kasi Kesra Susukanagung di Desa Karangmangu Dilalap Api, Kasur Bekas Diduga Jadi Biangnya!

    Rumah Kasi Kesra Susukanagung di Desa Karangmangu Dilalap Api, Kasur Bekas Diduga Jadi Biangnya!

    Oktober 3, 2026
    Lapas Indramayu Gelar Kebaktian bagi Warga Binaan

    Lapas Indramayu Gelar Kebaktian bagi Warga Binaan

    Oktober 3, 2026
    Pertamina Regional Jawa Ajak Jurnalis Mengintip Masa Depan Industri Migas

    Pertamina Regional Jawa Ajak Jurnalis Mengintip Masa Depan Industri Migas

    Oktober 1, 2026
    Bulog Jemput Gabah Petani di Indramayu, Serapan Nasional Tembus 4 Juta Ton‎

    Bulog Jemput Gabah Petani di Indramayu, Serapan Nasional Tembus 4 Juta Ton‎

    Oktober 1, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Rumah Kasi Kesra Susukanagung di Desa Karangmangu Dilalap Api, Kasur Bekas Diduga Jadi Biangnya!

      Rumah Kasi Kesra Susukanagung di Desa Karangmangu Dilalap Api, Kasur Bekas Diduga Jadi Biangnya!

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Tamparan Keras Bagi Pemkab Kuningan! Warga Kertawangun Cirebon Swadaya Perbaiki Jalan Babakanjati Kuningan

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • UMK Cirebon 2026 Ditetapkan, Antara Kenaikan Upah dan Tantangan Penegakan di Lapangan

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Pertamina Regional Jawa Ajak Jurnalis Mengintip Masa Depan Industri Migas

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Lapas Indramayu Gelar Kebaktian bagi Warga Binaan

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (13,006)
    • EKONOMI & BISNIS (335)
    • INDRAMAYU (5,521)
    • INFORMASI (593)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (6,296)
    • KESEHATAN (85)
    • KOTA CIREBON (1,090)
    • KUNINGAN (149)
    • MAJALENGKA (78)
    • NASIONAL (654)
    • OLAHRAGA (46)
    • PEMERINTAH DAERAH (777)
    • TEKNOLOGI (100)
    • Uncategorized (913)

    Berita Terbaru

    Rumah Kasi Kesra Susukanagung di Desa Karangmangu Dilalap Api, Kasur Bekas Diduga Jadi Biangnya!

    Rumah Kasi Kesra Susukanagung di Desa Karangmangu Dilalap Api, Kasur Bekas Diduga Jadi Biangnya!

    Oktober 3, 2026
    Lapas Indramayu Gelar Kebaktian bagi Warga Binaan

    Lapas Indramayu Gelar Kebaktian bagi Warga Binaan

    Oktober 3, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk