Pelita News | Cirebon – RSUD Waled Kabupaten Cirebon memberlakukan kebijakan parkir mobil siaga desa digratiskan mulai pasien masuk IGD sampai mendapat ruang perawatan. Kebijakan ini mendapat apresiasi dan sambutan positif dari pemerintah desa.
Kebijakan tersebut ditujukan khusus untuk mobil siaga desa/ambulans desa yang mengantar pasien rujukan dari desa ke RSUD Waled. Dengan adanya kebijakan ini, Pemdes tidak lagi dibebani biaya parkir selama menunggu pasien mendapatkan kamar atau ruang perawatan.
Sekretaris Desa Asem, Kecamatan Lemahabang, Arif Rahman mengapresiasi langkah RSUD Waled yang telah menggratiskan parkir mobil siaga desa sampai pasien dapat ruang perawatan.
“Ini sangat membantu Pemdes dan keluarga pasien. Biaya operasional mobil siaga kan sudah berat, kalau parkir juga bayar tentu memberatkan warga saat kondisi darurat,” ujarnya.
Pepeng sapaan akrab Arif Rahman berharap kebijakan ini bisa konsisten diterapkan dan jadi contoh bagi rumah sakit lain. “Semoga kebijakan berpihak ke warga kecil seperti ini terus dipertahankan. Terima kasih RSUD Waled, semoga pelayanannya makin humanis,” pungkasnya.
Di tempat terpisah, Direktur RSUD Waled, dr. Deni Wirhana Surjono menegaskan kebijakan parkir gratis untuk mobil siaga desa atau ambulance desa. Kebijakan ini juga merupakan bentuk dukungan kepada pemerintah desa dalam sistem rujukan berjenjang.
“Untuk mobil siaga desa kami bebaskan dari biaya parkir. Ini bentuk dukungan kami ke pemerintah desa dan untuk meringankan beban masyarakat saat kondisi gawat darurat,“ tegasnya, Kamis (18/6/2026). @Ries














