Pelita News | Cirebon Timur – Mengawali Tahun 2026, terhitung sebanyak 282 pelajar Kelas XII SMK Dwi Bhakti Ciledug, Kabupaten Cirebon saat ini tengah fokus mengikuti masa Praktek Kerja Industri (Prakerin) atau Praktek Kerja Lapangan (PKL) di mitra industri yang tersebar di dalam dan luar kota. Prakerin sendiri sebagai implementasi untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang didapat di sekolah pada dunia industri atau dunia usaha.
Adapun mitra industri diluar kota diantaranya PT. Industri Komkar indonesia Pemalang, Bengkel Dynamis, Jakarta Timur, PT. Bluebird Bekasi, PT. Surya Teknologi Industri Cikarang, PT. Sari Takagi Elok Produc (STEP) Jababeka, PT TOSURO Cikarang, Bengkel mobil BMW Jakarta Selatan (ESA MOTOR) dan Dealer mobil Toyota Pondok Indah Jakarta Selatan.
Wakasek Hubungan Industri (Hubin) SMK Dwi Bhakti Ciledug, Riatno Alamsyah, S.Kom menjelaskan, Prakerin merupakan wujud dari Pendidikan Sistem Ganda (dual system) yang melibatkan dunia kerja sebagai mitra atau Institusi Pasangan (IP). Diharapkan dengan kegiatan Prakerin ini dapat membekali siswa – siswi untuk semakin siap menjadi tenaga kerja industri yang kreatif, inovatif, kompeten, dan siap kerja.
“Prakerin ini kegiatan pendidikan yang wajib di ikuti seluruh siswa – siswi SMK. Program ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan teknis dan non-teknis yang dibutuhkan oleh dunia kerja,“ terangnya.
Ia juga memaparkan, tujuan Praktek Kerja Industri ini sesuai dengan program keunggulan 5E, diantaranya :
1. Etika (Etick) : Membentuk karakter dan sikap profesional siswa dalam bekerja, seperti disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama tim.
2. Pendidikan (Education) : Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam bidang keahlian yang relevan dengan industri.
3. Pengenalan (Exposure) : Memberikan pengalaman dan pengetahuan siswa tentang lingkungan kerja yang sebenarnya, sehingga siswa dapat memahami kebutuhan dan tuntutan industri.
4. Pengalaman (Experience) : Membentuk keterampilan dan kemampuan siswa dalam bekerja dengan memberikan pengalaman langsung di lapangan.
5. Kewirausahaan (Entrepreneur) : Membangun jiwa kewirausahaan dan kemampuan siswa untuk menjadi entrepreneur yang mandiri dan inovatif.
“Prakerin akan membentuk siswa yang tidak hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan semata, tetapi juga karakter dan sikap profesional, serta kemampuan untuk menjadi entrepreneur yang sukses,“ kata Riatno.
Riatno mengungkapkan, Prakerin adalah salah satu aspek penting dalam pendidikan kejuruan yang bertujuan untuk mempersiapkan siswa – siswi SMK agar siap menghadapi dunia kerja. Dengan adanya program ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoretis, tetapi juga pengalaman praktis yang sangat berharga untuk karier mereka di masa depan.
“Program ini juga memberikan banyak manfaat, baik bagi siswa, sekolah, maupun dunia industri itu sendiri,“ pungkasnya, Minggu (18/1/2026). @Ries















