Pelita News | Cirebon Timur – Tercatat sebanyak 210 Los dan kios di Pasar Desa Lemahabang Kulon, Kecamatan Lemahabang ludes terbakar pada Selasa (30/12/2025) lalu. Kini Pemerintah Desa Lemahabang Kulon langsung bergerak cepat melakukan musyawarah bersama ratusan pedagang untuk membangun pasar darurat, Sabtu (3/1/2026). Perhatian serius ini akan di wujudkan dengan membangun 165 unit kios yang akan dipersiapkan panitia pembangunan Pasar darurat.
Kuwu Desa Lemahabang Kulon, Rudiana mengatakan, saat ini Pemdes sudah melakukan pendataan terhadap para pedagang korban terdampak kebakaran. Dari 210 Los yang ludes terbakar, ada sekitar 185 pedagang yang memang masih aktif berjualan dan beberapa diantara pedagang tersebut ada yang memiliki 2 sampai 3 Los.
“Saat ini kami fokus bagaimana menangani masalah para pedagang yang terkena musibah. Bagaimana caranya mereka masih bisa berjualan kembali, maka kami fokuskan ke pembangunan pasar darurat,“ ujarnya.
Selanjutnya, Pemdes dan panitia yang sudah dibentuk akhirnya mencoba mengumpulkan para pedagang untuk mencari solusi bersama.
“Akhirnya disepakati untuk membangun pasar sementara yang akan ditempatkan di sekitar lokasi pasar yang terbakar dengan memanfaatkan sepanjang jalan menuju lokasi pasar,“ ungkap Rudiana.
Rudiana kembali menjelaskan, untuk biaya pembangunan pasar darurat sendiri pihaknya belum memiliki tekanan atau kerjasama dengan pihak developer. Namun ada salah satu pedagang yang merasa peduli dan prihatin atas kondisi yang dialami para pedagang, sehingga mau membantu memberikan modal untuk membangunkan pasar darurat.
“Alasannya agar para pedagang tersebut bisa kembali lagi berjualan, jangan sampai terpuruk pasca terjadinya musibah kebakaran,“ terangnya.
Menurutnya, dari hasil pemetaan panitia, sedikitnya tergambar ada sekitar 165 kios pasar darurat dengan ukuran 2×3 meter yang bisa menampung semua pedagang yang terdampak kebakaran.
“Sekalipun ada yang memiliki dua atau tiga los yang terbakar hanya akan diberikan satu kios pasar darurat, yang terpenting semua yang terdampak dapat terakomodasi,“ kata Rudiana.
Rudiana menuturkan, kebakaran Pasar Lemahabang Kulon yang telah menghanguskan sekitar 210 Los dan kios beserta isinya telah membawa keprihatinan banyak pihak. Langkah awal yang segera dilakukan adalah bagaimana para pedagang dapat berjualan kembali.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan swadaya pedagang dan kehadiran dua anggota DPRD Kabupaten Cirebon yang turut peduli memberikan materinya untuk membantu proses pembangunan pasar darurat,“ tuturnya.
Pemdes Lemahabang Kulon pun memastikan pasar darurat akan segera dibangun paling lambat minggu depan, anggaran ini dari bantuan dua anggota DPRD Kabupaten Cirebon dan swadaya pedagang Pasar Lemahabang Kulon. @Ries















