IKLAN
    • Advertorial
    • Kontak Kami
    Senin, November 9, 2026
    Harian Pelita News
    IKLAN
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Sungai Selo Penganten Mengalami Sedimentasi, Aktifitas Nelayan Citemu Praktis Terhambat

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Juli 29, 2025
    dalam CIAYUMAJAKUNING, KABUPATEN CIREBON
    0 0
    0
    Sungai Selo Penganten Mengalami Sedimentasi, Aktifitas Nelayan Citemu Praktis Terhambat
    0
    BERBAGI
    28
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

     

    Pelita News Cirebon Timur – Kondisi sungai Selo Penganten Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, mengalami sedimentasi. Sungai tersebut merupakan tempat perahu-perahu nelayan setempat bersandar, praktis dengan kondisi tersebut kerap membuat para nelayan tak dapat beraktifitas melaut terlebih ketika telat waktu air pasang.

     

    Ketua kelompok nelayan Desa Citemu, Sutirno mengungkapkan, selama tiga tahun nelayan Desa Citemu terpaksa harus pasrah menghadapi dangkalnya aliran sungai selo penganten. Bukan mereka tak berupaya, namun tampaknya upaya yang sudah dilakukan mentok di meja birokrasi. Bahkan, surat permohonan normalisasi sungai yang ditandatangani langsung oleh Bupati Cirebon, H. Imron, pun nyatanya tak cukup ampuh untuk menggerakan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung (Cimancis).

     

    “Warga dan pemerintah desa sudah mengajukan permohonan normalisasi sungai sebanyak tiga kali pada tahun 2022, 2023, dan terakhir Mei 2025. Namun sejauh ini, tak satu pun permintaan itu berbuah tindakan nyata,“ ungkapnya.

     

    Sutirno pun mengaku kesulitan setiap kali hendak melaut. Seperti saat malam hari yang biasanya digunakan nelayan untuk berangkat, namun kondisi sungai dalam keadaan surut dan penuh lumpur. Akibatnya, banyak perahu yang gagal berangkat dan memilih pulang dengan tangan kosong.

     

    “Kendalanya kalau mau melaut juga susah keluarnya, karena sungai itu setiap hari dangkal. Kalau malam, surut. Jadi banyak yang pulang lagi. Itu kendala para nelayan disini,” tambahnya.

     

    Ia bahkan menyinggung soal janji dan prosedur yang terasa tak berarti. Bahjan ia juga bersama rekan-rekan nelayan pernah mendatangi pendopo bupati untuk memastikan rekomendasi resmi disiapkan. Tapi nyatanya, meskipun rekomendasi sudah dikantongi dan ditandatangani Bupati, BBWS Cimancis tetap tak bergeming.

     

    “Kalau bupati saja enggak ada taringnya, apalagi nelayan. Jadi mana kesejahteraan untuk nelayan? Ini sudah tiga tahun belum ada normalisasi,” keluh Sutirno.

     

    Sutirno tak menampik bahwa situasi ini memunculkan wacana aksi protes. Ia menyebut, jika cara baik-baik tidak ditanggapi, maka rapat nelayan akan digelar untuk menyusun langkah selanjutnya. Demo pun bisa jadi pilihan.

     

    “Mungkin nanti kita akan mengumpulkan nelayan melakukan rapat. Kalau pemerintah enggak ada tanggapan, bisa jadi akan ada aksi demo. Nelayan ini katanya nomor satu untuk perut bangsa, tapi kok malah begini?” singgungnya.

     

    Sungai Citemu yang kini lebih mirip kolam lumpur, membentang sekitar 500 meter dari jembatan hingga ke muara dengan lebar rata-rata 30 meter. Namun lumpur yang menumpuk di dasarnya telah menghambat fungsi sungai sebagai jalur utama aktivitas ekonomi nelayan.

     

    Diperkirakan ada lebih dari 250 perahu aktif yang dimiliki nelayan di Desa Citemu. Jika satu perahu melibatkan tiga hingga empat orang, maka ribuan warga bergantung pada kondisi sungai ini. Persoalan ini sudah bukan lagi soal teknis pengerukan, tapi menyangkut martabat dan keberpihakan negara terhadap rakyat kecil. Ketika jeritan nelayan tak digubris dan surat bupati tak mempan, maka publik patut bertanya: siapa sebenarnya yang memiliki kuasa atas penderitaan ini?

     

    Jika nelayan sampai memilih jalan demonstrasi, maka itu bukan karena mereka haus konflik. Itu karena mereka kehabisan pilihan untuk mengambil langkah.

     

    “Kami hanya ingin bisa melaut. Kami hanya ingin sungai ini berfungsi lagi. Kami tidak minta lebih,” harap Sutirno

     

    Sementara Kepala Desa Citemu, Herintiano, mengaku sudah habis akal. Ia membenarkan bahwa surat permohonan normalisasi sudah dikirim berkali-kali, baik secara tertulis maupun lisan. Bahkan, pada tahun 2022 pihaknya sempat menerima satu kali pengerukan sungai. Setelah itu, permohonan hanya mendapat janji, bukan aksi.

     

    “Kami sudah mengajukan setahun bisa dua sampai tiga kali ke BBWS. Tapi ya, sampai sekarang tidak ada realisasi. Hanya diminta nunggu kabar, terus begitu tiap tahun,” kata Herintiano.

     

    Herintiano juga menjelaskan bahwa sekitar 90% warganya menggantungkan hidup dari laut. Ketika sungai dangkal, maka penghidupan mereka ikut lumpuh. Apalagi dengan kondisi ekonomi nelayan yang sedang paceklik, abainya pemerintah terhadap urusan normalisasi sungai menjadi pukulan tambahan.

     

    Ia menyebut bahwa BBWS Cimancis pernah melakukan uji coba penyedotan lumpur di tahun 2024, tetapi hasilnya tidak jelas. Kegiatan itu terhenti tanpa ada kabar apakah gagal atau dibatalkan.

     

    “Kami sudah merasa lelah juga. Bahkan rekomendasi bupati pun sudah kami lampirkan. Tapi sampai sekarang belum juga ditanggapi. Padahal itu bentuk keseriusan permohonan kami,” jelas Herintiano. @Ries

    Tags: CiayumajakuningKabupaten Cirebon
    Sebelumnya

    Pemkab Indramayu dan Bulog Salurkan Cadangan Pangan 

    Berikutnya

    Pengerukan Sungai Singaraja Terkendala Akses, Pemda Malah Sibuk Rotasi Jabatan

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Pengerukan Sungai Singaraja Terkendala Akses, Pemda Malah Sibuk Rotasi Jabatan

    Pengerukan Sungai Singaraja Terkendala Akses, Pemda Malah Sibuk Rotasi Jabatan

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Oktober 15, 2026
    Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, 749 Lulusan Resmi Dilepas ke Masyarakat

    Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, 749 Lulusan Resmi Dilepas ke Masyarakat

    Oktober 24, 2026
    BPD Ciawijapura Fiktif?! Tanda Tangan Warga Dipalsukan?! Aduan Warga Masuk Tahap Penyelidikan Unit Harda Polresta Cirebon 

    BPD Ciawijapura Fiktif?! Tanda Tangan Warga Dipalsukan?! Aduan Warga Masuk Tahap Penyelidikan Unit Harda Polresta Cirebon 

    Oktober 23, 2026
    Fatal! Tabrak Prosedur, Proyek Program Inpres BBWS Cimancis di Kecamatan Sedong Diduga Tak Kantongi SPK

    Fatal! Tabrak Prosedur, Proyek Program Inpres BBWS Cimancis di Kecamatan Sedong Diduga Tak Kantongi SPK

    Oktober 30, 2026
    Gelar Muscab di Graha Djoeang, Perempuan Bangsa PKB Kabupaten Cirebon Targetkan Lonjakan Kader Perempuan Menuju Pemilu 2029

    Gelar Muscab di Graha Djoeang, Perempuan Bangsa PKB Kabupaten Cirebon Targetkan Lonjakan Kader Perempuan Menuju Pemilu 2029

    November 8, 2026
    Dorong Pelayanan Publik Berkualitas, Bupati Indramayu Lucky Hakim Lantik 6 Camat

    Dorong Pelayanan Publik Berkualitas, Bupati Indramayu Lucky Hakim Lantik 6 Camat

    November 8, 2026
    Keluarga Korban Pembunuhan Anggap Ada beda Persepsi Dengan Polres Indramayu 

    Keluarga Korban Pembunuhan Anggap Ada beda Persepsi Dengan Polres Indramayu 

    November 8, 2026
    Sukses Gelar Milad ke-114, PCM Lemahabang Hadirkan Khitanan Massal dan Tabligh Akbar

    Sukses Gelar Milad ke-114, PCM Lemahabang Hadirkan Khitanan Massal dan Tabligh Akbar

    November 8, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Nuryadi warga Desa Ambulu Butuhkan Perhatian Pemerintah Kesembuhan Penyakitnya

      Nuryadi warga Desa Ambulu Butuhkan Perhatian Pemerintah Kesembuhan Penyakitnya

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Sukses Gelar Milad ke-114, PCM Lemahabang Hadirkan Khitanan Massal dan Tabligh Akbar

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Keluarga Korban Pembunuhan Anggap Ada beda Persepsi Dengan Polres Indramayu 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Gelar Muscab di Graha Djoeang, Perempuan Bangsa PKB Kabupaten Cirebon Targetkan Lonjakan Kader Perempuan Menuju Pemilu 2029

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Program Milyaran Tematik Budidaya Ikan Dimulai di Desa Curug, 11 Desa di Susukanlebak Siapkan Lahan

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (13,235)
    • EKONOMI & BISNIS (346)
    • INDRAMAYU (5,619)
    • INFORMASI (609)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (6,417)
    • KESEHATAN (87)
    • KOTA CIREBON (1,108)
    • KUNINGAN (158)
    • MAJALENGKA (84)
    • NASIONAL (674)
    • OLAHRAGA (49)
    • PEMERINTAH DAERAH (796)
    • TEKNOLOGI (115)
    • Uncategorized (1,075)

    Berita Terbaru

    Gelar Muscab di Graha Djoeang, Perempuan Bangsa PKB Kabupaten Cirebon Targetkan Lonjakan Kader Perempuan Menuju Pemilu 2029

    Gelar Muscab di Graha Djoeang, Perempuan Bangsa PKB Kabupaten Cirebon Targetkan Lonjakan Kader Perempuan Menuju Pemilu 2029

    November 8, 2026
    Dorong Pelayanan Publik Berkualitas, Bupati Indramayu Lucky Hakim Lantik 6 Camat

    Dorong Pelayanan Publik Berkualitas, Bupati Indramayu Lucky Hakim Lantik 6 Camat

    November 8, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk