Pelita News I Indramayu – Jebakan tikus beraliran listrik di areal persawahan di Kabupaten Indramayu kembali menelan korban jiwa, kali ini menjerat petani di Desa Sumberjaya Kecamatan Kroya. Jebakan beraliran listrik di areal persawahan sejatinya untuk menjebak tikus namun siapa sangka kalau jebakan itu akan merenggut jiwa orang lain, Sukenda (43).
Kejadian itu sempat menggemparkan warga sekitar karena sebelum meninggal korban membawa motornya hendak melihat sawah miliknya, pada Sabtu (31/5/2025) malam.
Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kapolsek Kroya, Iptu Khaerudin Zuhri mengatakan, insiden kali ini terjadi di areal persawahan di Desa Sumberjaya, Kecamatan Kroya. Korban diketahui merupakan seorang petani bernama Sukenda (43 tahun) warga desa setempat.
“Saat ditemukan, kondisi korban sudah meninggal dunia di areal persawahan desa setempat,” ujar dia, Senin (2/6/2025).
Masih dikatakan Zuhri, penemuan itu bermula seorang warga bernama Tarkiman yang melihat korban tergeletak di pinggir sawah dengan posisi terlentang dan sudah meninggal dunia. Tarkiman yang sekaligus merupakan orang yang memasang jebakan tikus juga melihat ada sepeda motor tak bertuan di pinggir sawah itu. Dan ternyata motor ini milik korban yang datang le sawah menggunakan sepeda motor.
“Ketika dicek oleh dia, ternyata ada seorang pria tergeletak di sawah sudah dalam kondisi meninggal diduga karena tersengat aliran listrik,” papar Zuhri.
Sebelum penemuan ini, pihaknya mendapat laporan perihal temu mayat yang kemudian segera menuju lokasi kejadian. Dan benar saja di tempat itu sudah banyak warga yang sedang melihat. Petugas pun langsung meminta keterangan saksi termasuk melakukan evakuasi korban ke tempat aman.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan pada tubuh korban ditemukan adanya luka sayat pada bagian pinggang serta luka lecet pada bagian kaki sebelah kanan,” terangnya.
Korban pun saat itu langsung dievakuasi ke rumah duka untuk kemudian dimakamkan di TPU desa setempat. Sementara pihak keluarga menolak untuk dilakukan pemeriksaan autopsi dengan alasan menerima kejadian tersebut. @safaro















