Pelita News | Cirebon Timur –
Seorang nenek lansia 75 tahun, Karti Bt Wanda di Blok Wage Dusun 03 RT 02 / RW 06 Desa Munjul Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon menghuni rumah bilik bambu yang kondisinya rawan ambruk karena material bangunannya telah lapuk di makan usia. Lansia yang tunggak bersama anak menantu dan cucunya tersebut terpaksa harus tinggal di dalam bangunan rumah yang kondisinya sudah tidak layak untuk dihuni.
Pulung (40), anak dari Karti mengungkapkan, sudah beberapa tahun terakhir ini bangunan rumahnya mengalami banyak kerusakan akibat lapuk di makan usia. Selain itu, sebagian besar atapnya sudah bocor, kayu dan bambu yang menjadi kerangka penyangga langit-langit hampir seluruhnya sudah keropos.
“Kondisi ini membuat kami khawatir dan tidak nyaman lagi. Takut tiba-tiba rumah ambruk. Apalagi saat musim hujan seperti saat ini kerap mengalami banjir akibat atap rumah banyak yang bocor,“ ungkapnya.
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Fraksi Golkar, Diah Irwany Indriyanti, S.A.P., M.H mengatakan, pihaknya akan segera follow up dan mengambil langkah preventif dengan melibatkan masyarakat, Pemdes dan Pemkab untuk penanggulangan sementara. Hal ini agar tidak timbul kerugian korban jiwa atau luka dari ambruknya bangunan rumah yang lapuk atau rapuh karena usia.
“Nanti kita akan sidak atau survey ke lokasinya. Kita juga akan koordinasikan dulu dengan ketua dan dinas terkait prihal kondisi rumah ini,“ ujarnya. @Ries















