Pelita News | Cirebon Timur – Tingginya curah hujan di wilayah Timur Kabupaten Cirebon sejak Minggu sore (20/4) kemarin, mengakibatkan banjir dan longsor susulan. Banjir yang terjadi sejak malam hari sampai Senin siang (21/4) ini diantaranya meliputi Desa Pengarengan, Desa Astanamukti, Desa Japura Lor Kecamatan Pangenan dan Desa Japura Bakti Kecamatan Astanajapura. Sedangkan longsor susulan terjadi di ruas jalan kabupaten antara Desa Belawa – Desa Cipeujeuh Kulon Kecamatan Lemahabang Senin pagi (21/4).
Berdasarkan data yang diperoleh Pelita News, di Desa Astanamukti tepatnya di Blok Cipati dan Waruroyom terdapat sekitar 180 rumah terendam. Sama halnya di Desa Pengarengan, sekitar 180 rumah mengalami hal serupa. Di Desa Japura Bakti Blok Karangturi air menggenangi jalanan hingga ketinggian kisaran lutut orang dewasa. Diketahui bersama, hari ini Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menghadiri Peringatan Hari Jadi Kabupaten Cirebon ke 543. Kedatangan KDM di Kabupaten Cirebon praktis disambut dengan banjir dan longsor yang melanda wilayah Cirebon Timur.
Sekretaris Desa Astanamukti, Samsudin menyebutkan, banjir yang menerjang wilayah desanya tersebut dikarenakan meluapnya air Sungai Singaraja, sehingga berdampak pada ratusan rumah terendam.
“Tadi malam hingga dini hari, air menggenangi jalanan rumah warga. Bahkan, sampai siang ini masih tergenang walaupun hanya beberapa centimeter,“singkatnya, Senin (21/4).
Sementara itu, longsor susulan terjadi di ruas jalan Kabupaten Cirebon, antara Desa Belawa – Desa Cipeujeuh Kulon Kecamatan Lemahabang, sehingga terancam putus jalan utama tersebut. Curah hujan tinggi sejak kemarin hingga dini hari mengakibatkan ruas jalan utama nyaris putus dan hanya bisa digunakan satu jalur. Sehingga kendaraan yang melintas, khususnya mobil bergantian melewati jalan tersebut.
Salah seorang pengendara motor, Widodo mengatakan, ruas jalan utama di Desa Belawa yang nyaris putus berdampak pada aktivitas dan membahayakan pengguna jalan. Sebagai pengguna jalan dirinya sangat khawatir bila melintas di jalan tersebut. Selain longsoran yang nyaris memutus jalan utama, banyaknya jalan berlubang juga sangat membahayakan pengemudi sepeda motor.
“Saya berharap segera ada perbaikan jalan yang layak sekaligus pembangunan tanggul di sepanjang jalan yang longsor,” tuturnya. @Ries















