Pelita News I Indramayu – Ketua Fraksi DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Ratnawati, M.KKK mendukung pengembangan Pasar Sandang Jatibarang. Dukungan itu diberikan seiring adanya usulan dari Kuwu Desa/Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu, Agus Darmawan, SH dan peserta sosialisasi Penyebarluasan Peraturan Daerah Tahun Anggaran 2024-2025 yakni Perda Provinsi Jawa Barat Nomor 6/2019 tentang Kewirausahaan Daerah di Aula Balai Desa desa setempat, Kamis (17/04/2025).
Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan masyarakat Desa Jatibarang dan Desa Kebulen serta pengurus Hero Center, Sedulur Ratnawati, Mitra Sehati yang tergabung dalam tim pemenangan.
Dalam sosialisasi itu, kata dia, Kuwu dan peserta menyampaikan beragam aspirasi sala satunya usulan perpindahan lokasi pasar sandang ke ruang terbuka hijau (RTH) Jatibarang di depan Stasiun Jatibarang plus penyediaan calon lokasi penggantinya. Alasannya, karena lokasinya strategis sehingga alat transportasinya selain menggunakan motor, mobil juga bisa menggunakan kereta api.
Saat sosialisasi itu, sambungnya, mereka menceritakan agar RTH bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk pasar sandang dan kalau malam untuk kuliner. Sementara untuk RTH ada lahan lain yakni di eks Kawedanan Jatibarang.
“Saya menyambut baik usulan tersebut sepanjang untuk penataan kota, namun demikian untuk mencapai kata sepakat antara masyarakat dan pemerintah desa silahkan dibahas terlebih dahulu melalui Musrenbang Des,” kata istri Sekjen DPP Demokrat juga Anggota DPR RI, Herman Khaeron ini.
“Saya sangat mendukung, RTH saat ini sudah bagus dan dipakai untuk olahraga ketika hari Minggu tapi kalau misalnya dipakai untuk pasar sandang akan lebih bagus lagi. Artinya penataan desa/kota akan lebih berkembang dan disini banyak potensi. Hal lainnya, saya lahir dan besar di Jatibarang sehingga saya sangat mendukung untuk pengembangan kota,” ucapnya.
Ratnawati menambahkan, dengan sosialisasi Perda Kewirausahaan Daerah diharapkan bisa membangkitkan warga untuk mengembangkan usahanya sehingga lebih maju lagi dan imbasnya UMKM warga Jatibarang tidak saja dikenal di wilayah sekitar namun hingga luar kabupaten.
Ia mencontohkan, di Cirebon, ketika orang luar ke Cirebon pasti ke kuliner empal gentong, nasi jamblang dan lainnya.
“Saya ingin di Jatibarang ada ikonnya juga, bisa pasar sandang juga kulinernya,” tambahnya.
Menurutnya, melalui sosialisasi ini pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada warga Jatibarang, Kebulen dan pihak lainya khususnya Hero Center, Sedulur Ratnawati, Mitra Sehati yang tergabung dalam tim pemenangan yang telah mendukung kemenangan pihaknya dalam pemilihan legislatif 2024 kemarin.
Sementara itu, Kuwu Desa Jatibarang, Agus Darmawan membenarkan dalam sosialisasi itu pihaknya dan masyarakat mengusulkan agar pasar sandang di pindah ke RTH.
Menurutnya, bagaimana mau mengembangkanya wong tempatnya saja ilegal karena berada di sisi kanan dan kiri sungai Sindupraja.
Ia menyebutkan dari pada eks Pasar Jatibarang dibikin RTH lebih baik untuk pasar sandang. Karena menurutnya, kalau lokasinya di RTH, transportasinya lebih memungkinkan bisa menggunakan kereta api dari stasiun mengunakan mobil dan armada darat lainnya.
Kemudian untuk RTH bisa dipindah ke lokasi lain yakni eks Kawedanan Jatibarang.
“Saya tertarik dengan bu Ratnawati karena Jatibarang itu identik dengan pasar sandang. Pasar sandang buka dua kali dalam seminggu,” ucapnya. @safaro















