Pelita News I Indramayu – Untuk mengantisipasi kerawanan lingkungan, Pemdes Curug Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu selalu berkoordinasi dengan Polsek Kandanghaur. Koordinasi itu dilakukan menyusul adanya diduga sekelompok geng motor membawa senjata tajam (sajam) di Blok Bojong lingkungan H. Awing.
Pemdes merasa khawatir terjadi bentrokan antara diduga geng motor dengan masyarakat di lingkungan Desa Curug sehingga segera melaporkan ke Polsek.
Menyikapi hal tersebut, Kuwu Curug, Herman didampingi Lurah Endi dan Bekel Tiwang berkoordinasi dengan Kapolsek Kandanghaur, AKP Surahmat yang diwakili Aiptu Mushobirin dan Babinkamtibmas Bripka Budi, Selasa (03/12/2024).
Kuwu Herman dan Lurah Endi melaporkan ke Babinkamtibmas Bripka Budi bahwa pada malam Minggu banyak anak muda diduga dari geng motor membawa sajam dan diamankan Lurah Endi di lingkungan Blok Bojong.
Dikatakan, perkumpulan anak muda diduga geng motor di Blok Bojong berbatasan dengan Blok Surabata Desa Drunten Wetan Kecamatan Gabuswetan dan jembatan Kali Prawan perbatasan Samak Rombeng Desa Marga Mulya Kecamatan Bongas.
“Kami sudah mengantisipasi dan memberitahukan sekelompok anak diduga geng motor kepada para orang tuanya namun mereka (orang tua) tidak mempercayai karena anak-anak mereka saat di rumah pendiam, baik dan patuh terhadap orang tuanya,” kata Kuwu.
Sementara itu, Aiptu Mushobirin sudah mengamati gerakan sekelompok anak diduga geng motor. Pihaknya akan menyergap dan menangkap serta megamankan ke Polsek Kandanghaur kalau diduga geng motor berbuat onar.
Intinya, untuk mengantisipasi kerawanan di Blok Bojong, Pemdes Curug dan Polsek Kandanghaur akan terus mencari titik jelas diduga geng motor dengan memonitor dan jika diketahui berbuat onar akan langsung menangkapnya. @furqon















