Pelita news, Cirebon
Selasa, 17 September 2024.
Lapas Narkotika Kelas IIA Cirebon mengadakan acara penutupan Program Rehabilitasi Pemasyarakatan pada Sabtu, 14/9/2024. Acara tersebut berlangsung di Aula Utama Lapas ini dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, di antaranya Direktur RS Sumber Waras Cirebon, Direktur CV Ordinat Cakrawala, Ketua CV D’Prima Cirebon, Ketua Yayasan PEKA Kabupaten Cirebon beserta jajaran, serta Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Ciwaringin.

Acara penutupan tersebut dibuka dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, diikuti penayangan video perjalanan rehabilitasi selama tahun 2024. Para warga binaanpun turut menampilkan kreativitas mereka melalui drama musikal dan musikalisasi puisi yang menggambarkan perjalanan pemulihan dari ketergantungan narkoba.
Kegiatan program rehabilitasi diramaikan dengan penampilan kreasi seni dan ekspresi positif dari para peserta program, seterusnya dilanjutkan dengan capaian dan hasil dari program rehabilitasi.
Kalapas Narkotika Cirebon, Ramdani Boy, memberikan sambutan menutup ditandai dengan pelepasan tanda peserta rehabilitasi serta pemberian sertifikat kepada para warga binaan yang telah mengikuti program rehabilitasi.
Dalam sambutannya, Kalapas Ramdani Boy menekankan pentingnya keberlanjutan pemulihan bagi para warga binaan. “Menurutnya, Program rehabilitasi adalah salah satu langkah penting dalam membantu mereka untuk melepaskan diri dari jeratan narkotika. Harapan kami, warga binaan dapat kembali ke masyarakat dengan semangat baru dan menjadi individu yang lebih baik,” ujarnya.
Saat acara Stand-up comedy berlangsung terlihat para peserta program mampuh mengundang gelak tawa peserta sehingga suasana menjadi semakin hangat, penampilan puisi dan band yang melibatkan pegawai lapas dan warga binaan tentu menunjukkan kolaborasi yang mengesankan, dan di puncak hiburan, DJ Johan tampil memberikan hiburan musik yang energik dan semakin menambah semarak penutupan acara.
Penutupan program rehabilitasi diharapkan dapat menjadi titik awal bagi para peserta untuk terus memperbaiki diri dan siap kembali ke lingkungan sosial dengan bekal keterampilan dan mental yang lebih kuat. (Red-HR)















