Pelita News Kabupaten Cirebon
R. Hamzaiya Tokoh Pemuda Cirebon Timur menanggapi serius semakin maraknya kasus akibat penyalahgunaan dosis obat obatan flu & batuk.
Diketahui jika obat obatan yang harusnya dikonsumsi guna flu & batuk disalahgunakan untuk keperluan mabuk-mabukan dengan melebihkan dosis yang dianjurkan oleh dokter.
Keberadaan obat flu & batuk yang mudah didapatkan diwarung dengan harga terjangkau dan relatif murah menjadi salah satu faktor penyebab utama persoalan masyarakat berkaitan dengan penyalahgunaan dosis obat flu & batuk semakin menjamur dan merebak disejumlah daerah.
Harus ada strategi pengawasan yang ketat dan kesadaran masyarakat untuk menyelamatkan generasi kita dari kebiasaan yang kurang baik tsb. Ujar R. Hamzaiya S. Hum kepada rekan rekan media.
Dirinya menuturkan akan terus melakukan langkah langkah efektif dan sistematis sebagai bentuk keperdulian terhadap persoalan ini, kami sudah membuat ratusan stiker himbauan yang akan ditempel disetiap warung untuk tidak menjual obat obatan flu & batuk dalam jumlah banyak kepada seseorang. Tambahnya
Saya akan serius membrangus pengaruh obat obatan dan minuman keras, dampak yang ditimbulkan cukup meresahkan dan merugikan selain hilang akan kesadaran pada pengguna juga mengganggu pada saraf pikiran pengguna sehingga berperilaku tidak normal.
Semua lapisan masyarakat harus bisa menjadi bagian daripada pencegahan persebaran penyalahgunaan obat obatan juga minuman keras, baik antar lembaga pemerintahan maupun dengan seluruh lapisan masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama dan tokoh pemerintahan untuk bersinergi menjadi satu kesatuan penyelamat generasi muda. Tutup nya.(Dedi)















