Kabupaten Cirebon PN

Pembangunan suatu daerah tidak selalu bergantung pada dana pemerintah saja, perlu juga adanya swadaya masyarakat yang bisa menjadi alternatif suatu pembangunan daerah. Hal ini dibuktikan warga Dusun Lempong Desa Jatianom Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon, yang memperbaiki jalan gang tanpa ada bantuan dari pemerintah, mereka mampu membangun peninggian jalan dan juga aspal sepanjang kurang lebih 200 meter dengan lebar 2,5 meter secara swadaya.
Berdasarkan informasi dari beberapa warga yang ada di lokasi pembangunan mengatakan, jalan gang tersebut merupakan salah satu jalan yang sangat penting peranannya, pasalnya jalan yang sat ini sedang diperbaiki warga merupakan salah satu akses warga untuk mengangkut hasil bumi (pertanian.red) l, dan tak hanya itu jalan tersebut juga menjadi akses warga untuk menuju salah satu tempat peristirahatan terakhir warga sekitar (Tempat Pemakaman Umum.red) Dusun Lempong.
Lebih lanjut warga yang namanya enggan dikorankan juga mengaku mempunyai inisiatif untuk melakukan perbaikan jalan itu bermula dari harapan warga yang menginginkan jalan tersebut layak untuk dilalui, akan tetapi berjalannya waktu jalan yang diharapkan tersebut tak kunjung nyata dan terealisasi serta diwujudkan baik oleh Pemerintah Pusat, Daerah bahkan Pemerintah Desa, sehingga membuat warga berinisiatif melakukan swadaya pembangunan untuk jalan gang atau jalan pemukiman di Blok Lempong.
Menurut dari beberapa warga, jum’at 07-07-23 mengatakan, karena inisiatif warga untuk membangun jalan secara swadaya berawal dari pengajuan pengaspalan jalan yang tak kunjung direspons Pemerintah desa jatianom. Karena sudah terlalu lama menunggu, mereka pun memutuskan untuk membangun sendiri.
Iya juga menyebutkan anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan jalan dalam hal ini hot mix itu ditanggung oleh salah satu dermawan yang enggan disebutkan namanya, dan secara sukarela warga Dusun Lempong Desa Jati Anom berbondong-bondong dengan semangat melakukan kerja bakti dan dipastikan seluruh warga tersebut tidak mengharapkan imbalan apapun.
“ana untuk pembangunan jalan ditanggung dari hamba Allah dengan cara pribadi keluarga, namun karena dana nya dari hamba allah maka tidak dicantumkan berapa biaya yang di habiskan untuk meninggika jalan gang tersebut,” namun masyarakat dusun tersebut bergotong royong tanpa meminta bayaran untuk mengerkan jalan gang tersebut, bagi yang mampu ada yang memberikan sekedar pelepas dahaga juga cemilan untuk para pekerja nya,”katanya.
Disisi lain warga Dusun Lempong Desa Jatianom Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon menyindir pihak pemerintah yang dinilainya sangat lambat dalam menjaring aspirasi warga, tak hanya itu Ia juga sesalkan adanya pihak Pemerintah Desa Jatianom yang diduga kuat acuh dan tidak peduli dengan keadaan jalan gang tersebut
“kami masyarakat dusun lempong desa jatianom kecamatan susukan, kabupaten cirebon, mestinya pemerintah desa ikut andil dan turun tangan membangun sarana jalan gang tersebut, karena jalan ini bukan saja di lewati oleh masyarakat durun lempong”sindirnya***Sukadi















