Pelita News, Kabuapten Cirebon
Jalan Kabupaten Cirebon sudah ada dua tahun kondisinya sudah rusak parah, banyak jalan yang berlobang serta kondisi jalan bergelombang sehingga sangat membahayakan bagi para pengguna jalan seperti motor dan mobil kamis, (5/1)
Hal ini disampaikan oleh kuwu Mulyasari Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon, Abdun bahwa Pemdes Mulyasari sedang mempunyai gagasan mengembangkan potensi desa di bidang pariwisata dalam mendongkrak PAD Desa, akan tetapi pihak Pemdes meminta peran serta Dinas terkait memberikan sentuhan program perbaikan jalan Kabupaten yang kondisinya sudah rusak parah, sehingga pemdes Mulyasari meminta kepada Dinas PUPR Kabupaten Cirebon, agar segera memperbaiki jalan Kabupaten di Desa Mulyasari.
“kondisi jalan kabupaten Cirebon di Desa Mulya sari merupakan jalan poros Desa penghubung Desa Mulyasari dan Desa Kalisari sekarang kondisinya rusak parah,”kata Abdun.
Diduga sudah ada 3 tahun jalan Kabupaten yang merupakan jalan poros dua Desa belum ada tanda tanda perbaikan, padahal kondisi jalan kabupaten ini sangat vital dalam membangun kawasan pariwisata agar bisa mendongkrak PAD Desa Mulyasari Kecamatan Losari.
“emdes Mulyasari sedang mengembangkan potensi desa dengan cara membuat saung cinta di jalan kabupaten yang rusak,”katanya.
ketika jalan Kabupaten Cirebon yang merupakan jalan poros dua Desa ini diperbaiki banyak masyarakat di luar Kecamatan Losari bisa datang di “Saung cinta ” yang sudah dibikin oleh pemdes Mulyasari Kecamatan Losari.
Pihak pemdes Mulyasari berharap sentuhan program agar jalan kabupaten segera ada perbaikan, sehingga kedepannya pengembangan pariwisata seperti ” Saung Cinta” yang lokasinya di tengah tengah area persawahan bisa mendongkrak PAD Desa
Dinas Pariwisata baik Kabupaten Cirebon dan Prooinsi Jawa Barat agar bisa memberikan program pengembangan pariwisata saung cinta agar bisa maju dan bisa mendatangkan PAD Desa , sehingga masyarakat sekitar saung cinta bisa mempunyai penghasilan tambahan jika ada program dari Dinas pariwisata dalam mendongkrak PAD Desa tuturyah(Dedi)















