IKLAN
    • Advertorial
    • Kontak Kami
    Senin, Oktober 26, 2026
    Harian Pelita News
    IKLAN
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Tanah Buyut Tidak Bisa Digarap Orang Lain Selain Oleh Kuwu

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    September 18, 2021
    dalam CIAYUMAJAKUNING, INDRAMAYU
    0 0
    0
    Tanah Buyut Tidak Bisa Digarap Orang Lain Selain Oleh Kuwu
    0
    BERBAGI
    59
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Tanah Buyut Tidak Bisa Digarap Orang Lain Selain Oleh Kuwu

    Indramayu.PN

    Desa Lelea Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu merupakan desa yang memiliki adat turun temurun sampai sekarang, yakni ada tanah yang disebut tanah buyut tidak bisa ditanam oleh orang lain kecuali kuwunya sendiri . Demikian disampaikan kuwu Desa Lelea Raidi kepada awak Media, Jumat (17/09)

    Menurut Kuwu Lelea Raidi, menjelaskan terkait adat istiadat di Desa Lelea, terdapat delapan adat, ngarot, durugan, mapag tamba, mapag sri, baritan, bubur sura, unjungan dan sedekah bumi, dari delapan item tersebut masih dianut oleh masyarakat hingga sekarang, namun ada salah satu adat yang tidak bisa di laksanakan oleh orang lain, selain dilakukan kuwu sendiri.

    Seperti adat Durugan, dimana Desa Lelea memiliki tanah yang disebut tanah buyut seluas 2 ha, tanah tersebut tidak bisa digarap atau ditanam padi oleh masyarakat setempat dan itu harus dikerjakan oleh kuwu sendiri, cara melaksanakan adat durugan, ketika tanah buyut mau ditanam padi atau digarap pada musim rendeng, ada dua syarat yakni yang menanam atau tandur harus gadis yang masih perawan dan laki-laki yang masih jaka, tugas laki-laki tadi menyerahkan tanaman kepada yang menanam. “Perempuan yang nanam laki-laki yang menyediakan bibit,” ujar Raidi didampingi tokoh masyarakat.

    Lebih lanjut Raidi menambahkan, suatu ketika pernah terjadi tanah buyut seluas 2 ha tersebut digarap oleh masyarkat, bukan digarap oleh kuwu, konon yang tumbuh ditengah tanah buyut rerumputan, dengan kejadian tadi masyarakat meyakini kalau tanah buyut tidak bisa digarap oleh sembarang orang, melainkan harus kuwunya sendiri “Karena masyarakat terdahulu sudah berkeyakinan seperti itu maka kami sebagai kuwu harus mempertahankan adat yang dinamakan durugan,” ujar kuwu.

    Dijelaskan, hasil panen dari tanah buyut seluas 2 ha mencapai 7 ton tiap panen, dari hasil tersebut diperuntukkan buat kegiatan adat lainnya , termasuk kegiatan adat ngarot yang tiap tahunnya digelar tanpa kecuali, ini cukup atau tidak cukup biaya adat ngarot diambil dari hasil panen tanah buyut, sedangkan biaya ngarot tidak bisa diprediksi. “Mau tidak mau kami sebagai kuwu harus menjalankan semua adat yang ada di Desa Lelea,” pungkas Raidi. (duliman)

    Tags: CiayumajakuningIndramayu
    Sebelumnya

    H. Maman Kardiman, Siap Mewujudkan Desa Yang Mandiri, Sejahtera, Adil Dan Makmur

    Berikutnya

    Kedatangan Bupati Cirebon Bersama Tim ke KPK Bukan Untuk Klarifikasi Tapi Diundang Untuk Koordinasi Masalah Pemberantasan Korupsi

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Kedatangan Bupati Cirebon Bersama Tim ke KPK Bukan Untuk Klarifikasi Tapi Diundang Untuk Koordinasi Masalah Pemberantasan Korupsi

    Kedatangan Bupati Cirebon Bersama Tim ke KPK Bukan Untuk Klarifikasi Tapi Diundang Untuk Koordinasi Masalah Pemberantasan Korupsi

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Oktober 15, 2026
    Tongkat Komando Danrem 063/SGJ Berganti, Kolonel Galih Bramantyo Resmi Pimpin Wilayah Cirebon Raya

    Tongkat Komando Danrem 063/SGJ Berganti, Kolonel Galih Bramantyo Resmi Pimpin Wilayah Cirebon Raya

    September 26, 2026
    Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, 749 Lulusan Resmi Dilepas ke Masyarakat

    Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, 749 Lulusan Resmi Dilepas ke Masyarakat

    Oktober 24, 2026

    Diduga (F) Direktur PT Borneo Belum Bayar Upah Pekerja dan Pembelian Bahan Material 

    Oktober 8, 2026
    Kontingen Indramayu Resmi Dilepas, Bupati Lucky: Pemkab Siapkan Bonus bagi Peraih Medali Porprov 2026

    Kontingen Indramayu Resmi Dilepas, Bupati Lucky: Pemkab Siapkan Bonus bagi Peraih Medali Porprov 2026

    Oktober 25, 2026
    Lelang Tanah Kas Desa Sende Disambut Gembira Seluruh Peserta Lelang

    Lelang Tanah Kas Desa Sende Disambut Gembira Seluruh Peserta Lelang

    Oktober 25, 2026
    Kapolsek Losari AKP Sugiono Ikuti Arahan Kapolri dan Kapolda Jabar Polisi harus bersama masyarakat

    Kapolsek Losari AKP Sugiono Ikuti Arahan Kapolri dan Kapolda Jabar Polisi harus bersama masyarakat

    Oktober 25, 2026
    Cegah TBC Menyebar di Balik Jeruji, Lapas Indramayu Gelar Skrining Kesehatan‎

    Cegah TBC Menyebar di Balik Jeruji, Lapas Indramayu Gelar Skrining Kesehatan‎

    Oktober 25, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, 749 Lulusan Resmi Dilepas ke Masyarakat

      Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, 749 Lulusan Resmi Dilepas ke Masyarakat

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Dibuka Netty Prasetiyani, Mancing Gembira BUMDes Ciawiasih Banjir Bantuan

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Daniel Mutaqien Tinjau Pembangunan P3-TGAI dan BSPS di Dua Desa Indramayu  

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Kontingen Indramayu Resmi Dilepas, Bupati Lucky: Pemkab Siapkan Bonus bagi Peraih Medali Porprov 2026

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • BPD Ciawijapura Fiktif?! Tanda Tangan Warga Dipalsukan?! Aduan Warga Masuk Tahap Penyelidikan Unit Harda Polresta Cirebon 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (13,143)
    • EKONOMI & BISNIS (344)
    • INDRAMAYU (5,585)
    • INFORMASI (604)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (6,363)
    • KESEHATAN (87)
    • KOTA CIREBON (1,099)
    • KUNINGAN (156)
    • MAJALENGKA (82)
    • NASIONAL (671)
    • OLAHRAGA (48)
    • PEMERINTAH DAERAH (792)
    • TEKNOLOGI (113)
    • Uncategorized (1,009)

    Berita Terbaru

    Kontingen Indramayu Resmi Dilepas, Bupati Lucky: Pemkab Siapkan Bonus bagi Peraih Medali Porprov 2026

    Kontingen Indramayu Resmi Dilepas, Bupati Lucky: Pemkab Siapkan Bonus bagi Peraih Medali Porprov 2026

    Oktober 25, 2026
    Lelang Tanah Kas Desa Sende Disambut Gembira Seluruh Peserta Lelang

    Lelang Tanah Kas Desa Sende Disambut Gembira Seluruh Peserta Lelang

    Oktober 25, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk