Pelita News I Indramayu – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon terus meningkatkan komitmen dalam menjamin keamanan serta kenyamanan penumpang selama arus mudik Lebaran 2026 dengan tenang dan menyenangkan. Masa Angkutan Lebaran untuk moda kereta api dimulai pada Rabu, 11 Maret 2026 hingga 10 hari setelah Lebaran atau pada Rabu, 1 April 2026.
Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan dari segi keamanan pada masa Angkutan Lebaran 2026, PT KAI Daop 3 Cirebon mengerahkan 338 personil keamanan yang terdiri dari 102 personil Polsuska, 166 personil Security, dan 70 personil bantuan eksternal dari TNI-Polri.
“Personil keamanan tersebut akan melakukan pengamanan di atas KA, lingkungan stasiun, maupun secara mobile melakukan patroli di jalur KA dan obyek-obyek penting lainnya. Seperti Dipo Lokomotif dan Kereta, serta tetap menjalin komunikasi dengan unsur-unsur keamanan TNI-Polri di sepanjang jalur KA,” jelas Muhib di Stasiun Jatibarang, Selasa (10/3/2026).
Selama masa angkutan lebaran 2026, Daop 3 Cirebon juga menambah petugas Customer Service Mobile (CSM) sebanyak 8 orang. Petugas tersebut untuk melayani para pengguna jasa di Stasiun Cirebon dan Stasiun Cirebon Prujakan selama masa Lebaran 2026.
“Selain petugas CSM ada juga petugas Posko bantuan pelayanan dari Komunitas Pecinta Kereta Api (Railfans) IRPS Korwil Cirebon, Edan Sepur Cirebon dan KRD3 sejumlah 40 orang. Mereka akan memberikan informasi perjalanan KA di beberapa stasiun yang ramai penumpang seperti Stasiun Cirebon, Cirebonprujakan, Brebes, Jatibarang, dan Haurgeulis. Keamanan dan pelayanan harus maksimal. Semua petugas cutinya ditangguhkan,” ujar Muhib.
Sementara itu, terkait pelayanan kesehatan, PT KAI Daop 3 Cirebon menempatkan petugas paramedis dan dokter sebanyak 21 orang serta ambulans posko di beberapa stasiun besar, seperti Stasiun Cirebon, Cirebonprujakan, Jatibarang, Arjawinangun dan Brebes yang bersiaga selama 24 jam.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan pelayanan kesehatan setempat, seperti rumah sakit dan puskesmas sepanjang jalur KA. Hal ini untuk antisipasi apabila ada penumpang yang mengalami kondisi darurat,” ujar Muhib.
Sedangkan petugas pelayanan kebersihan stasiun dan pengisi air kereta diterjunkan sebanyak 77 orang. @safaro















