Pelita News, Indramayu – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit VI Balongan melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Indramayu. Kedatangan rombongan untuk memperkuat sinergitas antara kedua lembaga itu dipimpin langsung General Manager, Sugeng Firmanto dan disambut oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Indramayu, Ajie Prasetya, SH., MH.
Turut serta dalam kunjungan tersebut, di antaranya Manager General Support RU VI Muhamad Anis, Area Manager Communication, Relation and CSR RU VI Mohamad Zulkifli, serta Pjs. Managar Legal Counsel Ruth Yohanna Theresia Tobing.
Kunjungan ini merupakan momen pertemuan secara resmi perdana Sugeng Firmanto dan Ajie Prasetya, SH., MH. pasca dikukuhkan sebagai General Manager Pertamina RU VI Balongan sebulan lalu.
Dikatakan Sugeng, Kejari Indramayu merupakan lembaga penegak hukum negara yang menjadi sala satu stakeholder Pertamina RU VI Balongan khususnya dalam bidang hukum perdata dan tata usaha negara.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Kejari yang selama ini telah banyak membantu memberi masukkan dan arahan agar proses bisnis dan seluruh aktivitas di RU VI sesuai dengan aturan hukum yang berlaku di Indonesia,” kata Sugeng dalam keterangan resminya, Rabu (18/10/2023).
Disampaikan GM, berbagai pekerjaan yang diselenggarakan di lingkungan Kilang Pertamina Balongan meraih kesuksesan berkat pengawalan Kejaksaan Negeri Indramayu agar prosesnya tidak menyalahi hukum, diantaranya pada saat pelaksanaan Major Turn Around 2021, Proyek Pengembangan Kilang (RDMP), Proses pembebasan lahan untuk Proyek Petrokimia, dan sebagainya.
Sementara itu, Kajari Indramayu Ajie Prasetya, SH., MH., juga berharap hubungan antara Kejari dengan Pertamina RU VI Balongan semakin harmonis, saling membutuhkan dan menguntungkan baik untuk perkembangan daerah maupun bagi kelancaran kegiatan operasional Kilang.
Dikatakan Ajie, Kejaksaan Negeri Indramayu akan senantiasa melakukan pendampingan sesuai dengan fungsi dan tanggug jawabnya terhadap proses bisnis Kilang Balongan, sebab keberadaan Kilang Balongan sangat mempengaruhi roda perekonomian bangsa. Hal ini dikarenakan Kilang Balongan merupakan industri migas yang menyuplai kebutuhan BBM untuk masyarakat di ibu kota negara, Jawa Barat, hingga Banten. (saprorudin)















