Pelita News I Indramayu – Gelaran MM Football Competition 2026 resmi dimulai, Minggu, (14/9/2026). Pelaksanaan gelaran olahkaki sejak 14 September hingga 18 Oktober 2026 ini dipusatkan di Lapangan Sepakbola Porki, Kelurahan Kepandean, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu.
Partai pembuka mempertemukan Porda Indramayu FC kontra Mundu Permai FC berlangsung dalam tensi tinggi hingga akhirnya dimenangkan Porda Indramayu dengan skor telak 3-0.
Pembukaan turnamen sepak bola dihadiri Ketua KONI Kabupaten Indramayu H. Yogi Kurniawan, S.T., Plt Ketua PSSI Indramayu, Camat Indramayu, Kapolsek Indramayu beserta jajaran, Danramil Indramayu yang diwakili Babinsa Kelurahan Kepandean, Lurah Kepandean, panitia pelaksana, para peserta, serta tamu undangan lainnya.
Kehadiran sejumlah unsur olahraga, pemerintahan, TNI dan Polri tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan kompetisi sepak bola sekaligus upaya mendorong pembinaan sepak bola di tingkat daerah.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua kesebelasan langsung bermain terbuka. Porda Indramayu yang tampil di hadapan publik sendiri berusaha mengambil inisiatif serangan, sementara Mundu Permai memberikan perlawanan melalui permainan cepat.
Laga pembuka pun berjalan penuh drama. Adu strategi, perebutan bola diberbagai lini, hingga sejumlah peluang mewarnai pertandingan. Porda Indramayu akhirnya mampu menunjukkan efektivitas permainan dan mencetak tiga gol hingga menit akhir pertandingan.
Kemenangan tersebut menjadi modal positif bagi Porda Indramayu untuk melanjutkan perjalanan di turnamen yang diikuti puluhan klub sepak bola dari berbagai daerah.
Berdasarkan bagan pertandingan, MM Football Competition 2026 diikuti 32 klub yang terbagi dalam dua sisi bagan dan akan bersaing melalui sistem gugur.
Sebanyak 16 klub berada di sisi kiri bagan, yakni Porda Indramayu, Mundu Permai, Putra Wanan Jaya, Black Horse, Sinar Jati, Peking FC, Kasturi Kuningan, Brawijaya FC, Putra Jangkar, Clarissa Subang, Sagara, Persejat, Melvin FC, WS FC, D’Legend Cirebon, dan Sedulur FC Indramayu.
Sementara 16 klub lainnya di sisi kanan adalah Persijaya, Galuh Lelean, Java Boy Subang, Spirit FC, Indonesia Mango Resin, GMS FC, LCM Bontot, Arka FC, Suta Jaya, Sunyi FC, Abi Putra Gold, Lingga Buana, Persebanas, Mawar Boah JTB, Harjo Raya, dan Elvan Lohbener.
Rangkaian pertandingan dijadwalkan berlangsung mulai 14 September hingga 18 Oktober 2026. Berdasarkan jadwal pada bagan turnamen, partai final dijadwalkan berlangsung Minggu, 18 Oktober 2026, sedangkan pertandingan perebutan juara ketiga dan keempat digelar Sabtu, 17 Oktober 2026. Panitia juga menetapkan sejumlah hari libur pertandingan, yakni 12, 15 dan 16 Oktober 2026.
Ketua pelaksana MM Football Competition 2026, Selamet Cahyadi, S.E., akrab disapa Amec menyampaikan bahwa turnamen tersebut tidak hanya diarahkan untuk mencari juara, tetapi juga menjadi ruang bagi klub-klub sepak bola untuk mengembangkan kemampuan pemain sekaligus mempererat silaturahmi antarklub.
Menurutnya, banyaknya klub yang ambil bagian menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola.
“Kompetisi ini kami selenggarakan sebagai wadah bagi klub-klub untuk bertanding secara sportif, sekaligus menjalin silaturahmi. Kami berharap seluruh pertandingan berjalan lancar, aman dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Amec dalam keterangannya, Selasa (15/9/2026).
Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk KONI Kabupaten Indramayu, PSSI, pemerintah kecamatan dan kelurahan, TNI-Polri serta masyarakat yang turut mendukung pelaksanaan kompetisi.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Mudah-mudahan MM Football Competition 2026 bisa berjalan sukses sampai pertandingan final,” katanya.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Indramayu H. Yogi Kurniawan, S.T., mengapresiasi terselenggaranya MM Football Competition 2026. Menurutnya, kompetisi seperti ini penting dalam membangun ekosistem olahraga, khususnya sepak bola, dari tingkat klub dan masyarakat.
Yogi menilai kompetisi antarklub dapat menjadi kesempatan bagi pemain untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Yang paling penting dalam sebuah kompetisi bukan hanya mengejar kemenangan, tetapi bagaimana pertandingan ini bisa menjadi bagian dari proses pembinaan atlet. Pemain mendapatkan pengalaman, klub semakin berkembang, dan dari sini kita bisa melihat potensi-potensi pemain yang nantinya dapat dibina lebih lanjut,” ujar Yogi.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengutamakan sportivitas selama kompetisi berlangsung.
“Kami berharap seluruh klub menjaga sportivitas, disiplin dan fair play. Menang dan kalah merupakan bagian dari pertandingan, tetapi persaudaraan dan semangat olahraga harus tetap dijaga,” katanya.
Menurut Yogi, keberadaan kompetisi sepak bola yang melibatkan 32 klub menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola di Indramayu dan daerah sekitarnya.
Ia berharap MM Football Competition 2026 dapat berlangsung sukses, aman dan melahirkan pemain-pemain potensial yang dapat terus berkembang.
Pembukaan turnamen pun ditandai dengan pertandingan Porda Indramayu versus Mundu Permai. Porda tampil impresif dan sukses mengamankan kemenangan 3-0, sekaligus menjadi tim pertama yang melangkah ke babak berikutnya.
Kompetisi selanjutnya akan terus bergulir mempertemukan klub-klub peserta dalam persaingan menuju partai puncak yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Oktober 2026 mendatang. @safaro
















