Pelita News | Kabupaten Cirebon.- Sejumlah masyarakat Desa Curug Kecamatan Susukanlebak, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menggelar tradisi “Mapag Sri”, serta mengelar Festival Wayang Golek.

Mereka menggotong padi serta berbagai macam hasil panen palawija, dengan cara diarak keliling kampung, di iringi dengan pagelaran burok, warga Desa Curug dan Desa Sekitarnya, Tua, muda, remaja, hingga anak-anak tumpah ruah berbahagia memenuhi jalan kampung Desa Curug. Mapag Sri merupakan ungkapan syukur atas hasil panen kali ini yang berlimpah ruah.
Dengan pakaian adat, sejumblah unsur Muspika Susukanlebak, para Kuwu sekecamatan Susukanlevak dan para prangkat Desa Curug memadati halaman balai Desa Curug, mereka menggotong satu tandu yang berisi padi hasil panen di tahun ini.
Tak hanya padi, warga Curug dan sekitarnya juga membawa berbagai macam hasil panen palawija dari kebun masing masing seperti singkong, ubi, pisang, kelapa, waluh dan kacang serta tebu.

Menurut Carim S.Pd, Camat Susukanlebak mengatakan bahwa Acara Pentas Seni Budaya dan Tradisi “Mapag Sri” merupakan ungkapan syukur atas hasil panen kali ini yang berlimpah ruah di wilayah Kecamatan Susukanlebak lhususnya di Desa Curug, bukan hanya wujud syukur, acara ini juga upaya pelestarian adat budaya Cirebon.
Selain mengelar acara Mapag Sri ada juga pagelaran Burok dan pagelaran Wayang Golek Tri Garba Sakti Cirebon yang semuanya di gelar di Balai Desa Curug Kecamatan Susukanlebak
Berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon Melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, bisa terus memberikan dukungan agar acara pentas seni budaya dan tradisi ini dijadikan agenda rutin tahunan di Kecamatan Susukanlebak.
Agar semua Desa yang berada di Kecamatan Susukanlebak bisa secara bergiliran menggelar acara seperti ini. Ungkapnya.
Ditambahkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Drs Abraham Mohamad MSi, kegiatan pentas seni budaya dan tradisi di Kecamatan Susukanlebak ini, merupakan bagian dari inisiatif yang diusulkan oleh masyarakat setempat. “Kami dari Dinas selalu mendukung setiap upaya pelestarian kebudayaan yang diinisiasi oleh masyarakat,” ujarnya.
Dengan antusiasme yang membara, masyarakat Desa Curug Kecamatan Susukanlebak telah mengikuti setiap rangkaian acara Mapag Sri, Butok dan dilanjut semalam suntuk pagelaran Wayang Golek dari awal hingga akhir dengan penuh gembira dan semangat.@Bams














