Pelita News | Kabupaten Cirebon – Dalam upaya melestarikan warisan budaya yang kaya, Kabupaten Cirebon baru saja sukses menggelar ajang *Lomba Story Telling* tingkat SMP yang diikuti oleh 50 pelajar terbaik dari berbagai sekolah di Kabupaten Cirebon. Acara yang digelar pada 13 November 2024 di Museum Pangeran Cakrabuana ini menjadi ajang tidak hanya untuk unjuk bakat, tetapi juga untuk memperkuat kecintaan terhadap budaya dan bahasa daerah Cirebon.

Lomba ini diadakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon dengan dukungan anggaran dari DAK TA 2024, yang bertujuan untuk memperkenalkan dan menghidupkan kembali cerita-cerita rakyat Cirebon kepada generasi muda. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon, Drs. H. Muhammad Abraham, M.Si, yang membuka acara ini, menekankan pentingnya ajang tersebut sebagai sarana untuk mengenalkan kekayaan budaya lokal sejak dini. “Melalui lomba ini, kita ingin menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Cirebon dan budaya kita. Kami berharap generasi muda dapat menjadi penerus yang bangga dengan identitas budaya mereka,” ujar Abraham dengan penuh semangat.

Pelestarian Budaya Lewat Kreativitas Anak Muda
Lomba Story Telling ini tidak sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya besar dalam melestarikan bahasa daerah, khususnya bahasa Cirebon. Sumarno, SPd, Kabid Kebudayaan Disbudpar Kabupaten Cirebon, menjelaskan bahwa lomba ini merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam menjaga dan mengembangkan budaya lokal. “Kami ingin anak-anak muda kita bangga dengan kekayaan budaya yang dimiliki Cirebon, dan lomba ini adalah salah satu caranya,” tambah Sumarno.
Para peserta lomba memukau penonton dengan cerita-cerita yang mengangkat sejarah Cirebon, mulai dari cerita rakyat, asal usul desa, hingga perjalanan wali dalam menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Setiap cerita yang dibawakan membawa pesan moral yang kuat, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai sejarah yang terkandung dalam budaya Cirebon.

Juri Berkompeten Menilai Kualitas Pertunjukan
Untuk memastikan lomba berjalan dengan objektif dan profesional, panitia mengundang tiga juri yang berkompeten di bidangnya: Fathan Mubarok, Roji Hidayat, dan Suharsono. Mereka adalah seniman, ahli sejarah, dan akademisi yang memiliki pemahaman mendalam mengenai bahasa dan budaya Cirebon. Penilaian dilakukan secara ketat, dengan peserta diberi waktu 7 menit untuk membawakan cerita mereka. Peserta juga diperbolehkan menggunakan alat bantu seperti wayang atau boneka untuk mendukung penyampaian cerita, yang membuat pertunjukan semakin hidup dan menarik.

Hadiah Menarik untuk Para Juara
Para pemenang lomba tidak hanya mendapatkan apresiasi dan pengakuan, tetapi juga hadiah uang pembinaan yang menarik. Juara pertama mendapatkan Rp 3.000.000, juara kedua Rp 2.500.000, dan juara ketiga Rp 1.500.000. Selain itu, para juara harapan juga menerima hadiah dan sertifikat sebagai penghargaan atas dedikasi mereka dalam melestarikan budaya daerah.
Berikut adalah para pemenang lomba:
– **Juara 1:** Shanaz Zafira (SMPN 1 Panguragan)
– **Juara 2:** Tian Muchilda (SMPN 1 Susukan)
– **Juara 3:** Zessicha Ledhy Nurzanna (SMPN 1 Beber)
– **Juara Harapan 1:** M. Fathhul Muain (SMP TI Akmal Sabila)
– **Juara Harapan 2:** Fara Cahyati (SMPN 1 Plumbon)
– **Juara Harapan 3:** Havivah Uswatun Hasanah (SMPN 2 Jamblang)
Keberhasilan para pemenang ini tidak hanya menunjukkan kecakapan mereka dalam Story Telling, tetapi juga menggambarkan semangat generasi muda dalam menjaga dan melestarikan bahasa dan budaya lokal yang kaya akan nilai sejarah.
**Masa Depan Cerah untuk Budaya Cirebon**
Dengan suksesnya acara ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon berharap bahwa kegiatan serupa akan semakin memperkenalkan keindahan budaya Cirebon ke dunia luar, dan menumbuhkan rasa bangga serta cinta terhadap budaya lokal di kalangan generasi muda. Melalui lomba seperti ini, Kabupaten Cirebon tidak hanya memperkenalkan kekayaan budaya kepada masyarakat, tetapi juga memberikan ruang bagi talenta muda untuk berkembang dan berkontribusi dalam pelestarian budaya daerah.
Sebagai upaya berkelanjutan, Kabupaten Cirebon berkomitmen untuk terus mengadakan berbagai lomba budaya yang akan menjadi batu loncatan bagi generasi muda dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya yang tak ternilai harganya. Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah, Cirebon siap menjadi contoh daerah yang kaya akan budaya dan penuh dengan talenta muda berbakat.
**Mari dukung dan lestarikan budaya kita!**
@Adv/Bams















